KRIMINAL

Kasus Korupsi ADD Desa Kilang Segera Dilimpahkan ke Jaksa

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon, AKP Teddy

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Kasus korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) di Negeri Kilang, dengan tersangka Bendahara Negeri Kilang, Stevanus Latuheru bakal segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ambon.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKP Teddy mengatakan saat ini penyidik Satreskrim Polres Pulau Ambon tengah melakukan perampungan terhadap bekas perkara kasus tersebut.

“Saat ini berkas perkaranya sedang dirampungkan dan direncanakan Senin (16/4/2018) akan dilimpahkan dalam tahap I ke JPU,”ujarnya kepada waratwan, Sabtu (14/4/2018).

Teddy menjelaskan untuk merampungkan berkas kasus tersebut, penyidik telah memeriksa tersangka Stevanus Latuheru secara marathon selama tiga hari. Pemeriksaan dilakukan berdasarkan bukti dan kuaitansi pengeluaran, yang didalamnya terdapat selisi anggaran penggunaan alokasi dana desa.

Dia mengatakan meski berstatus sebagai tersangka, namun Stevanus tidak ditahan melainkan hanya wajib lapor tiga hari dalam seminggu. Menurutnya tersangka baru akan ditahan setelah berkas perkaranya dilimpahkan ke JPU dalam tahap II.

“Tersangka sangat koperatif saat menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Tersangka tidak kami tahan, dan diwajibkan untuk wajib lapor,pada hari Senin,Rabu dan Jumat, nanti berkasnya dinyatakan lengkap baru akan ditahan dan diserahkan pada tahap II,ke JPU Kejari Ambon,” Ungkapnya.

Dalam kasus tersebut, penyidik Satreskrim Polres Pulau Ambon telah melakukan pemeriksaan terhadap 63 orang saksi. Tersangka Stevanus Latuheru sendiri disangkakan dengan pasal 2 dan pasal 3 UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi Jo pasal 55 dan 56 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Stevanus Latuheru ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 9 Januari 2018 lalu karena diduga terlibat menyahgunakan ADD dan DD tahun 2016 di desa tersebut. (SMH)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top