AMBOINA

Kejar Pesawat, Mobil Tabrak Tembok di Tawiri, 3 Pegawai BPKP Maluku Tewas

Mobil dinas milik Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Maluku yang mengalami kecelakaan di Dusun Riang, Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Selasa (6/3/2018) siang

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Sebuah kecelakaan maut terjadi di jalan dr Leimena, Dusun Riang, Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Rabu (6/3/2018) siang. Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil dinas milik Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Maluku ini menyebabkan tiga penumpang meninggal dunia.

Ketiga penumpang yang meninggal dunia itu yakni Lady Manuhutu (28) dan Andika Firgianti Kasturian (29) dan Azis Latuconsina meninggal dunia. Semenrara empat penumpang lain yakni Gadri Husain, Shomad Lanuary, Asidin dan Bustamin yang juga sopir mengalami luka-luka.

Para korban luka kini telah dilarikan ke rumah sakit terdekat dan juga rumah sakit dr Haulussy Ambon untuk menjalani perawatan medis.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan kecelakaan maut ini bermula saat mobil bernomor polisi DE 79 A yang dikemudikan Bustamin Snith ini melaju dengan kencang dari arah Poka menuju Bandara Pattimura Ambon di kawasan Laha. Namun nahas, dalam perjalanan, mobil tersebut langsung oleng dan menabrak sebuah tembok di lokasi kejadian.

“Diduga ban mobil pecah sehingga mobil langsung oleng dan menabrak sebuah tembok di lokasi kejadian,”kata Roem kepada Serambi Maluku.com.

Dia menejlaskan, setelah kejadian itu, warga yang melihat kecelakaan itu langsung menolong para penumpang dari mobil tersebut, selanjutnya beberapa saat kemudian mobil tersebut langsung terbakar.

“Setelah para korban dikeluarkan mobil itu langsung terbakar,”katanya.

Dia mengaku para pegawai BPKP itu pergi dengan mobil tersebut untuk mengantar sejumlah rekan pegawainya yang lain menuju Jakarta.

“Jadi mobilnya itu diduga melaju kencang untuk memburu pesawat agar tidak terlambat, karena ada pegawai yang akan naik oesawat,”ujarnya. (SMH)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top