TRAVEL

Kembalikan Kejayaan Masa Lampau, Maluku Gelar Festival Musik Jalur Rempah

Sekretaris Daerah Maluku Hamin bin Thahir didampingi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Habiba Saimima saat membuka Festival Musik Jalur Rempah Tahun 2018. Jumat (11/5/2018)

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Untuk mengangkat kembali kejayaan jalur rempah Maluku yang dikenal sebagai jalur emas dunia, maka Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pariwisata menyelenggarakan Festival Musik Jalur Rempah Tahun 2018.

Kegiatan yang mengusung tema yang mengusung tema ‘Senandung Kejayaan Negeri Rempah’ ini  dirangkaikan dengan kegiatan fun run (lomba lari) yang  menjadi awal rangkaian kegiatan festival rempah tahun ini.

Kegiatan lomba lari yang mengambil start dari Dusun Wanath, Kecamatan Leihitu dan finish di Desa Hitumessing pada Jumat (11/5/2018) ini diikuti oleh sebanyak 105 peserta.

Dalam lomba lari ini keluar sebagai juara pertama yakni Mikel Elake dari persatuan atlet Pattimura, juara kedua, Yafet Soissa, Mahasiswa Penjaskes Universitas Pattimura dan juara ketiga, Hendro Susanto, Anggota Satgas TNI Raider 515 Kostrad.

Kepala Dinas Pariwisata Maluku, Habibah Saimima mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk mempromosikan Maluku khususnya Pulau Ambon dan Pulau Saparua sebagai salah satu destinasi sejarah dunia.

“Kegiatan festival musik jalur rempah tahun ini dilaksanakan pada tanggal 9-13 Mei 2018 bertempat di Desa Hila, Desa Hitu dan Desa Liang dan Pulau Saparua Kabupaten Maluku Tenga,’’ ungkap Saimima dalam rilis yang disampaikan Humas Pemerintah Provinsi Maluku, Jumat (11/5/2018) .

Berbagai acara yang digelar dalam festival ini antara lain, workshop guide yang diikuti oleh 100 orang guide, pertunjukan musik khas Maluku dan teater jalur rempah rakyat Maluku.

“Selain itu, lomba kuliner rempah yang diikuti oleh ibu-ibu PKK dari 12 desa di Kecamatan Leihitu dan Saparua, pertunjukan tarian khas Maluku, dwiathlon renang dan lari di Pantai Hunimua, Desa Liang yang dikuti oleh 15 peserta,’’paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Maluku, Hamin bin Thahir mengatakan, event festival musik jalur rempah yang merupakan event pertama kali dilaksanakan dan Negeri Hitu serta Kecamatan Leihitu mendapat kehormatan sebagai titik pembuka kegiatan sangat membutuhkan dukungan dan partisipasi semua pihak.

“Saudara-saudara semua dapat menjadi agen utuk menyampaikan kegiatan-kegiatan positif di Maluku melalui media-media sosial yang saudara-saudara miliki sehingga menularkan suasana positif bagi para wisatawan dan calon wisatawan untuk berkunjung ke Maluku,’’ kata Thahir.

Untuk mencapai itu semua, kata Thahir, dibutuhkan kerjasama dan peranan keamanan sangat dibutuhkan dalam ini, baik di darat maupun di laut.

“Ketentraman dan ketertiban merupakan dasar dalam pelaksanaan sebuah eventi di daerah ini, sehingga suasana aman dan nyaman dapat memberi kesan tersendiri bagi setiap orang yang berkunjung ke Maluku,” tandasnya. (SMK)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top