EKONOMI

Kepala Jasa Raharja Ajak Para Guru di Namlea Ikut Asuransi

Kepala Jasa Raharja Cabang Maluku, Marganti Sitinjak saat menyampaikan materinya dalam acara Training of Trainers di Namlea Kabupaten Buru, Kamis (1/3/2018)

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Maluku, Marganti Sitinjak mengajak para guru sekolah dasar di Namlea, Kabupaten Buru untuk ikut asuransi.

Ajakan itu disampaikan Marganti saat membawaan materi dalam acara Training of Trainers Buku “Mengenal Jasa Keuangan” Kepada Guru Sekolah Dasar yang berlangsung di Hotel Grand Sarah, Namlea Kamis (1/3/2018).

“Para guru kedepan harus bisa berfikir untuk ikut asuransi,”ajak Marganti saat tampil sebagai nara sumber dalam acara tersebut.

Selain dihadiri oleh para guru sekolah dasar, acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Buru, Kepala OJK Maluku, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru, Kepala Bursa Efek Indonesia Cabang Maluku, dan Perwakilan dari Bank Maluku, Finance .

Marganti yang juga Ketua Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Asuransi dan Penjaminan (FKLJAP) Maluku ini menjelaskan, Asuransi memiliki manfaat yang sangat besar untuk memberikan proteksi dari risiko ketidakpastian dan dipercaya lebih mampu meningkatkan rasa percaya diri bagi individu pemegangnya.

Menurutnya penggantian yang akan diberikan dari pihak penyedia layanan jasa asuransi ini setidaknya akan meng-cover sebagian hingga seluruh kewajiban pembayaran anda atas suatu kejadian. Asuransi juga dikenal sebagai alternatif pengendalian kerugian atau loss control dengan melakukan survei lapangan serta memberikan rekomendasi kepada pemegang polis untuk melakukan tindakan preventif dan penanggulangan kerugian.

“Dengan mendaftarkan diri sebagai nasabah pemegang polis di suatu penyedia layanan jasa asuransi, maka akan mendapatkan jaminan pengembalian investasi pada akhir kontrak,”ujarnya.

Asuransi yang diperuntukkan investasi juga memberikan kelonggaran dan fleksibilitas dalam memilih masa pertanggungan. Biasanya akan ada tiga pilihan waktu masa pertanggungan nasabah pemegang polis, yakni 5, 7, dan 10 tahun. Selain itu, besarnya premi adalah premi tunggal yang relatif terjangkau dan bisa dibebaskan dari biaya administrasi.

Selain menyampaikan materi soal Industri Jasa Keuangan dibidang Perasuransian, dalam kesempatan itu Margantyi juga ikut mengsosialisasikan UU No. 33 dan 34 Tahun 1964 tentang dana pertanggungan wajib kecelakaan lalu lintas jalan.

Sementara itu dalam sambutannya Kepala OJK Provinsi Maluku, Bambang Hermanto menyampaikan bahwa masih banyak masyarakat Maluku yang belum mengerti mengenai Industri Jasa Keuangan, sehingga dengan adanya kegiatan Training of Trainee mengenal Industri Jasa Keuangan yang dilakukan itu masyarakat akans emakin paham.
(SMJ)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top