KRIMINAL

Keparat! Oknum Guru SD di Geser Cabuli Siswsinya Hingga Tewas

ilustrasi

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Dunia pendidikan di Maluku benar-benar tercoreng dengan perbuatan Ismail Kasongat seornag oknum guru sebuah Sekolah Dasar di Pulau Geser, Kabupaten Seram Bagian Timur.

Bagiamana tidak, perbuatan Ismail sedikit pun tidak mencerminkan perilaku mulia sebagai seorang guru. Oknum guru keparat ini dengan beringas nekat mencabuli anak didiknya sendiri yang masih berusia 12 tahun.

Buntut dari perbuatan jahilia pelaku yang tidak manusiawi itu, korban akhirnya menjemput ajalnya setelah lima hari menjalani perawtaan di Puskesmas Geser. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, korban sempat mengaku kalau oknum guru tua Bangka itu adalah pelaku yang tega mencabulinya.

Kapolres Seram Bagian Timur, AKBP F. Xaverius Endriady kepada sejumlah wartawan melalui pesan WhattsApp menerengkan, korban diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku di sebuah rumah kosong tak jauh dari tempat tinggal korban pada Selasa pekan lalu.

“Pada Hari Senin tanggal 30 Oktober 2017 Pukul 11.45 WIT bertempat di Puskesmas Geser telah meninggal dunia korban kasus pencabulan atas nama SRM,”terang Xaverius.

Dia menjelaskan, insiden itu dilaporkan kedua orang tua korban yakni RK dan IR yang tinggal di Bula setelah keduanya dihubungi oleh NR bibi korban. Korban kata Xaverius menceritakan kepada bibinya kalau pelaku yang telah mencabulinya adalah IK.

“Saat penyidik bertanya kepada korban dia diam saja. Tapi dia mengakui kepada bibinya kalau pelaku yang telah mencabulinya adalah IK gurunya sendiri,”kata Xaverius.

Dia menjelaskan, selama dirawat di rumah sakit, korban juga kerap kesurupan dan selalu berkata-kata dengan bahasa daerah setempat.

Xaverius mengatakan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik serta sejumlah bukti lainnya seperti hasil visum, IK langsung ditetapkan sebagai tersangka, saat ini dia telah ditahan di rutan Polsek Geser.

“Pelaku dijerat dengan Undang-undnag Nomor 34 tahun 2014 tentang perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,”katanya. (SMH)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top