MALUKU

Masih Main di Gunung Botak, Kepala Puskesmas Kaiely Terancam Dicopot

Puskesmas Kaiely, Kecamatan Teluk Kaiely, Kabupaten Buru

NAMLEA,SERAMBIMALUKU.com-Kepala Puskesmas Kaiely, Kecamatan Teluk Kaiely, Kabupaten Buru, Muhamad Yasin Wael terancam diberi sanksi tegas. Yasin terancam kena penalti lantaran diduga  masih bermain di Gunung Botak sebagai penambang ilegal.

Meski sempat  membantah keterlibatannya di Gunung Botak, namun faktanya Yasin diduga kuat masih terus mengeruk emas di Gunung Botak. Bahkan beredar informasi kalau Yasin memiliki tiga unit bak rendaman di kawasan tersebut.

Terkait masalah itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buru, Anwar Prawira kepada waratwan mengatakan pihaknya akan menelusuri informasi tersebut. Jika yang bersangkutan terlibat dalam aksi pencemaran lingkungan di Gunung Botak maka sanksi akan dijatuhkan kepadanya.

“Kita akan cek informasinya. Kalau dia naik saat jam dinas pasti kita akan menidak hal tersebut,”kata Anwar, Senin (7/5/2108) .

Dia menjelaskan, selaku abdi negara dan juga pimpinan puskesmas di Kaiely maka perbuatan Yasin sebagai penambang illegal sangat disayangkan. Pasalnya aktivitas penambangan illegal di Gunung Botak tentu punya konsekwensi terhadap pencemaran lingkungan.

“Disitu harusnya dia yang mencegah jangan melakukan hal itu, karena itu terkait dengan kerusakan lingkungan di Gunung Botak,”ujarnya.

Anwar mengungkapkan, jika Yasin beraktifitas diluar jam kantor maka itu masih bisa dimaklumi, namun tetap saja apa yang dilakukan di Gunung Botak tidak dibenarkan. Karena itu pihaknya akan memberikan tindakan tegas jika yang bersangkutan benar-benar ikut terlibat sebagai penambang di Gunung Botak.

“Tetapi walaupun dia naik di luar jam dinas tapi melakukan kerusakan dan pencemaran lingkungan kita juga harus bertindak tegas,”katanya.

Dia juga berjanji akan memanggil Yasin untuk dimintai keterangannya terkait masalah tersebut. Pemanggilan dilakukan untuk memberikan pembinaan, namun kata Adnan jika hal itu masih saja terjadi maka Yasin akan dilaporkan ke Bupati.

“Paling tidak saya akan memanggil melakukan pembinaan dan melarang agar jangan lakukan hal tersebut. Namun jika masih melawan saya laporkan ke Bupati untuk dapat tindakan tegas,”katanya.

Anwar menambahkan tugas pemerintah daerah yakni melarang warga untuk melakukan penambangan emas secara illegal di Gunung Botak. Sehingga jika ada ASN yang terlibat di Gunung Botak maka tentu akan diberi sanksi tegas.

”Kita punya masyarakat saja kalau berbuat kita larang, apalagi ini kepala puskesmas dan kalau memang dia berbuat harus punya bukti dokumentasinya, saya minta kalian juga bisa bantu untuk tunjukan bukti itu,”ungkapnya. (SMK)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top