KRIMINAL

Melantarkan Istrinya, PNS Kesehatan Pelabuhan Ambon di Polisikan

ST Nuryanti (48), warga Halong Tanah Merah, Kecamatan Baguala, Kota Ambon terpaksa melaporkan suaminya ke pihak kepolisian, setelah dia dilantarkan selama delapan bulan tanpa memberikan nafkah padanya.

Suamin Nuryanti yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kantor Kesehatana Pelabuhan Ambon ini harus berurusan dengan aparat kepolisian, lantaran keputusannya meninggalkan rumah tanpa memberikan penjelasan kepada Nuryanti.

Peristiwa kesalah pahaman yang berujung di meja kepolisian ini bermula saat, Nuryanti sempat curigai suaminya memiliki Winita Idama Lain (WIL). Dugaan korban ini membuat sang suami meninggalkan rumah lantaran tak terima dengan hal itu.

Tepat 26 Maret 2016 lalu sekira pukul 11.00 WIT, pelaku langsung meninggalkan rumah mereka hingga saat ini. Berbulan-bulan, pelaku tidak pernah kembali kerumah. Ternyata, pelaku tinggal bersama orang tuannya yang juga bertempat tinggal di kawasan Halong.

Tak terima dengan sikap suaminya, Nuryanti langsung mencari korban ke rumah orang tuanya dengan niat ingin memperbaiki kesalah pahaman tersebut. Tak mendapat pelaku di rumah orang tuanya, Nuryanti langsung mencari ke kantornya.

Kedatangan korban membuat pelaku kaget dan kemudian mengusir korban untuk pulang. Dari kejadian itu, korban langsung mendatangi kantor polisi dan melaporkan kejadian tersebut.

Paur Subbag Humas Polres Ambon dan Pp. lease, Iptu Nicolas Frederik Anakotta membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakan, kasus ini sementara dalam pemeriksaan polis.
Ditambahkan, siapapun dia yang sengaja menelantarkan istrinya tentunya dapat dikenakan pidana yaitu hukuman penjara.

“Aturannya sudah jelas. Pelaku tentunya akan dijerat pasal 49 Nomor 23 Tahun 2004 KUHPidana tentang penelantaran istri,” jelasnya. (redaksi/kilasmaluku_010)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top