NASIONAL

Mendagri Ingatkan Pejabat Daerah Hindari Area Rawan Korupsi

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo saat memberikan piagam penghargaan kepada Plt Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua dalam acara HUT Pemadam Kebakaran ke-99 yang berlangsung di Lapngan Merdeka Ambon, Kamis (1/3/2018). Foto: Humas Infokom Kota Ambon

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengingatkan para pejabat daerah agar dapat menghindari area rawan korupsi.

Area rawan korupsi yang harus dihindari setiap pejabat daerah  yakni menyangkut dengan perencanaan penganggaran, belanja modal dan jasa maupun sertifikasi. Menurut Tjahjo ketiga area itu sangat rawan terhadap tindak korupsi.

“Saya kira kita harus memahami areal rawan korupsi baik menyangkut perencanaan anggaran baik belanja modal dan jasa, maupun sertifikasi, itu harus dihindari,”katanya.

Permintaan Tjaho ini menyusul tertangkapnya Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Adriatma Dwi Putra dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu kemarin.

Dia juga mengingatkan bahwa areal rawan korupsi sangat rentan dengan tindakan korupsi sehingga areal tersebut harus dapat dihindari oleh setiap pejabat termasuk kepala daerah.

“Apa pun itu penyelenggara negara harus menghindari area-area rawan korupsi, jadi saling mengingatkan diantara kita termasuk saya sendiri harus memahami itu,”ungkapnya.

Terkait dengan penangkapan Wali Kota Kendari, Tjahjo mengaku sanat prihatin dan sedih karena ada kepala daerah yang terkena OTT.

“Yang pertama saya sedih saya prihatin, tapi kita utamakan asas praduga tak bersalah,”kata Tjahjo  (SMJ)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top