by

Mucikari Anak di Ambon Cari Untung Lewat Bisnis Haram

loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Aparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease hingga kini masih terus mendalami kemungkinan adanya korban lain yang melibatkan siswa dalam kasus prostitusi anak di Kota Ambon.

Sejauh ini baru dua orang yang diketahui menjadi korban dalam kasus tersebut yakni NR (15) dan DA (14). Keduanya diketahui merupakan siswa SMP di Kota Ambon.

“Penyidik masih mendalami kasus itu, termasuk apakah ada anak-anak lain yang menjadi korban selain dua korban sebelumnya,”kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy di kawasan Waihaong Ambon, Kamis (11/4/2019).

Dia menyebut, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, penyidik  baru menemukan adanya dua orang anak yang menjadi korban dalam kasus tersebut. Meski begitu kasus tersebut masih terus didalami untuk mengetahui apakah ada korban lain ataukah tidak.

Menurut Julkisno, terangka SH (25) yang berperan sebagai mucikari selalu memanfaatkan dua siswi SMP itu untuk memperoleh keuntungan dari mereka saat melakukan transaksi dengan pria hidung belang.

Sejauh ini lanjut Julkisno kedua siswi tersebut telah tiga kali melayani pria hidung belang atas rayuan dan usaha dari tersangka SH. setiap kali melakukan transaksi, sang mucikari selalu mendapat keuntunganhingga Rp 200.000 seklai kencan.

“Uang yang diberikan oleh pemesan itu diambil oleh SH. Jadi tersangka ini selalu mencari keuntungan dari anak-anak ini,”katanya.

SH sendiri sempat melarikan diri namun polisi berhasil menangkapnya saat akan berangkat melalui Bandara Pattimura Ambon pada Selasa (9/4/2019) dua hari lalu. Setelah ditangkap, SH langsung dibawa ke Polres Pulau Ambon dan langsung ditahan.

Kasus yang terjadi pada akhir Maret 2019 ini ini terbongkar setelah salah satu keluarga korban melaporkan kejadian itu kepada polisi.  Adapun dalam kasus ini seoknum oknum Anggota TNI berinisial SE ikut terlibat  memesan kedua siswi tersebut. (SMJ)

 

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI