by

Murad Sebut Kadis Pariwisata tidak Mengerti Kelola Pariwisata

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Potensi pariwisata di Maluku sangatlah menjanjikan dapat digenjot sebagai pendapatan asli daerah melalui kunjungan wisatawan asing maupun domestik. Sayangnya potensi yang sangat menjanjikan itu belum dapat dieksplor secara maksimal sehingga sektor pariwisata Maluku masih belum dapat ditingkatkan.

Menaggapi masalah tersebut, Gubernur Maluku terpilih Murad Ismail mengaku masalah pengembangan potensi pariwisata di Maluku tidak berjalan dengan baik lantaran Kepala Dinas Pariwisata tidak mengerti untuk mengelola sektor pariwisata di Maluku.

“Sampai hari ini kepala dinas pariwisata tidak mengerti, bahwa pariwisata itu harus datangkan orang dari luar, bukan menunggu orang datang dari luar. Yang terjadi selama ini kan, mereka lihat Orang luar banyak datang ke Maluku lalu mereka sebut itu kunjungan wisata, tapi padahal bukan seperti itu, “jelas Murad di Lanud Pattimura Ambon, Minggu (9/9/2018).

Dia menjelaskan, sektor pariwisata yang menjadi salah satu sektor unggulan di Maluku perlu dikembangkan sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan. Dia mencontohkan banyak pantai di Maluku yang sangat indah dan eksotik, sayangnya semua keindahan itu belum dapat dikelola dengan maksimal.

Gubernur Maluku terpilih ini menjelaskan, tugas dari seorang Kepala Dinas Pariwisata harus bisa menarik banyak wisatawan untuk masuk ke Maluku bukan hanya duduk mendata setiap orang yang masuk ke Maluku untuk dijadikan sebagai data kunjungan wisatawan.

“Pariwisata itu harus ada yang dari luar, bila perlu ada yang dari luar negeri, apalagi situasi pantai kita di Maluku ini kan memiliki daya tarik, makanya kita harus membuat orang datang kesini. Jangan hanya mendata berapa banyak orang yang datang, lalu mengatakan, kunjungan wisata kita meningkat, “paparnya.

Untuk itu, Murad mengaku resmi dilantik nanti menjadi gubernur Maluku, dia akan membuat seluruh kabupaten/kota di Maluku bisa mendapatkan akses Internet, agar dapat mempromosikan setiap tempat wisata di Maluku melalui media sosial dan lain-lain.

“Saya sudah sepakat dengan Direktur utama Telkom, dan dalam 100 hari program kerja, Maluku sudah bisa menikmati akses Internet dengan baik. Itu dilakukan agar kita bisa terhubung dengan dunia luar. Dan dengan begitu kita bisa mempromosikan semua tempat wisata, kuliner dan produk unggulan Maluku lainya , melalui Internet kepada dunia, “jelasnya.

Dikatakannya, pemasangan Kabel Fayber optik untuk membuat Maluku mendapatkan akses Internet, akan dilakukan sekitar akhir tahun 2018, atau awal tahun 2019 mendatang, dengan panjang kabel sekitar 3.900 kilometer.

“Kabel ini akan dipasang melalui jalur bawah laut itu sepanjang 2. 700 kilometer, dan didarat sepanjang 1.200, jadi panjangnya ada sekitar 3. 900 kilometer. Dan ini akan tercofer ke seluruh Maluku. Dan semua ini bertujuan untuk mendigitalkan anak- anak kita, agar dia bisa terhubung dengan dunia luar,”paparnya.(SME)

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI