by

Nono Sampno Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Maluku

loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Wakil Ketua I DPD RI, Nono Sampono menyalurkan bantuan sembako dan kebutuhan lainnya bagi para korban gempa Maluku ke posko satuan tugas penanggulangan bencana gempa Maluku di aula Korem 151 Binaya, Ambon, Sabtu (5/10/2019).

Bantuan diserahkan langsung kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon dan Kepala BPBD, Seram Bagian Barat disaksikan Kepala BPBD Maluku serta Sekretaris Daerah Maluku.

Menurut Nono bantuan yang diserahkan itu bersumber dari iuran seluruh anggota DPD RI khusus untuk penanganan bencana di indoensia. Adapun bantuan untuk korban gempa Maluku yang diserahkan senilai Rp 400 juta.

“Kita dapat Rp 400 juta dan dibagi untuk empat anggota DPD RI asal Maluku untuk disalurkan ke pengungsi. Jadi bantuan ini ada beras, mie instan, makanan bayi, dan kebutuhan lain,”katanya kepada waratwan di posko Satgas penanggukangan Gempa Maluku, Sabtu.

Selain sumbangan dari DPR RI, Nono juga ikut menyalurkan bantuan pribadi untuk para pengungsi sehingga jumlah bantuan yang disalurkan berjumlah Rp 200 juta.

“Ada juga sebagian rezeki saya sumbangkan jadi saya tambah Rp 100 juta jadi semuanya Rp 200 juta,”katanya.

Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan benan penderitaan pengungsi yang saat ini amsih menetap di lokasi-lokasi pengungsian.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengingatkan petugas BPBD dan instansi terkait lainnya agar tetap bersemangat dalam menjalankan misi kemanusiaan dalam penanganan pengungsi.

Selain itu dia juga mengaku banyak kabar hoaks yang terus berseliwerang di masyarakat soal isu tsunami sehingga membuat masyarakat menjadi panik dan ketakutan. Karenanya ia meminta semua pihak dapat memulihkan kondisi tersebut.

“Sampai saat ini masih banyak warga di gunung dan hutan. Saya juga berharap masyarakat  tidak mempercayai hoaks dan kita semua termasuk media bisa ikut membantu memulihkan kondisi ini agar berita yang beredar itu yang sebenarnya kalau itu hoaks kan kasihan ada tsunami masyarakat panic,”ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, gempa 6,8 magnitudo mengguncang Pulau Ambon dan Kabupaten Seram Bagian Barat pada Kamis (26/9/2019) sekira pukul 08.46 WIT.

Adapun lokasi gempa berada pada titik koordinat 3.38 Lintang Selatan,128.43 Bujur Timur atau berjarak 40 km timur laut Ambon-Maluku dan 9 km Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat dengan kedalaman 10 Km.

Gempa itu menyebabkan 38 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka. Gempa juga menyebabkan rumah warga, sekolah, rumah ibadah, perkantoran dan fasilitas publik lainnya rusak. (SMK)

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI