MALUKU

Pasca-Banjir di Desa Kaitetu, Aparat TNI Polri Bersihkan Lumpur dari Rumah Warga

Aparat TNI Polri menggelar bakti sosial di Desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu pasca-banjir yang menerjang desa itu, Rabu (23/5/2018)

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Aparat gabungan TNI dan Polri dikerahkan ke Desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah pasca-banjir yang menejrjang puluhan rumah warga di desa tersebut, Selasa (22/5/2018) kemarin.

Aparat gabungan yang dikerahkan ke desa tersebut langsung berbaur dengan warga untuk membersihkan material lumpur yang masih menumpuk di rumah-rumah warga dan juga di sebuah mushollah di desa tersebut.

Kegiatan bakti sosial itu, melibatkan puluhan aparat gabungan dari Polsek Leihitu, Koramil, Lehitu dan juga Anggota Satgas BKO Yonif 515/Udy. Puluhan anggota Brimob Polda Maluku juga ikut dikerahkan untuk membantu warga di desa tersebut.

Dalam suasana kebersamaan, aparat gabungan TNI Polri ini bersama warga kemudian membersihkan lumpur dan sampah serta potongan-potingan kayu yang terbawa banjir ke pemrmukiman warga.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan bakti sosial aparat gabungan TNI Polri untuk membersihkan rumah-rumah warga serta rumah ibadah yang terdampak banjir di desa tersebut dimulai sejak Rabu (23/5/2018) pagi sekira pukul 09.00 WIT.

“Bakti sosial aparat gabungan TNI Polri bersama warga di lokasi banjir itu dilakukan sejak pukul 09.00 WIT hingga pukul 11.30 WIT,”kata Ohoirat kepada Serambi Maluku,Rabu (23/5/2018).

Dia menjelaskan dalam kegiatan bakti sosial itu, Polsek Leihitu mengerahkan 10 personelnya dan dimpimpin langsung Kapolsek Leihitu, Iptu Jafar Lessy, Koramil Leihitu mengerahkan enam personelnya dan Satgas BKO Yonif 515 mengerahkan lima personelnya.

“Sementara dari Sat Brimobda Maluku mengerahkan 45 personelnya yang dipimpin oleh Danki  3C Iptu Uche Thenu dan Danki 4B Iptu Rudhi Muskita,”jelasnya.

Dia menjelaskan,  kedatangan aparat gabungan TNI Polri untuk membantu membersihkan rumah ibadah dan rumah-rumah warga yang terdampak banjir ikut mendapat apresiasi dari warga desa setempat.

“Warga sangat berterimakasi atas bantuan personel TNI-Polri yang datang membantu mereka yang terkena musibah banjir, karena memang sampai saat ini belum ada perhatian dari pihak manapun terhadap warga yang terkena musibah banjir di desa kaitetu,”ungkapnya.

 

Banjir sebelumnya menerjang desa Kaitetu pada Selasa  petang (22/5/2018) kemarin. Musibah tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur desa itu hingga menyebabkan meluapnya sungai yang ada di desa tersebut. Akibat musibah itu lebih dari 20 rumah warga dan sebuah mushollah terendam.

Ketinggian banjir yang mencapai 2 meter itu  menyebabkan warga yang rumah-rumahnya terendam banjir terpaksa memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.(SMK)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top