NASIONAL

PB HMI Serukan Semua Komponen Bangsa Ciptakan Pilkada yang Bermartabat

Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Fauzi Marasabessy saat berorasi dalam sebuah kesempatan aksi demonstrasi di Jakarta
loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Memasuki minggu tenang menuju pencoblosan di Pilkada serentak, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mengajak seluruh komponen anak bangsa untuk bersama-sama mewujudkan Pilkada yang aman dan damai, bermartabat sehingga dapat melahirkan para pemimpin yang demokratis.

Sebanyak 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten di Indonesia akan melakukan pencoblosan untuk memilih pemimpin di daerahnya masing-masing pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

“Pilkada adalah instrumen demokrasi untuk menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan kehendak rakyat dan tentunya menjalankan amanat rakyat disetiap daerahnya. Sehingga seluruh komponen bangsa harus dapat mewujudkan Pilkada yang aman, damai dan demokratis,”kata Ketua PB HMI, Fauzi Marasabessy melalui rilis yang diterima Serambi Maluku.com,Minggu (24/6/2018).

Marasabessy mengatakan, semua elemen masyarakat harus dapat terlibat secara aktif dalam menjaga proses pesta demokrasi dalam pilkada serentak agar kualitas Pilkada dapat lebih demokratis dan bebas dari kecurangan.

Khusus di daerah rawan konflik Pilkada seperti di Maluku, Marasabessy mengingatkan agar penyelenggara pemilu dan seluruh lembaga berwenang dapat menciptakan suasana dan iklim demokrasi yang kondusif.

“Khususnya di daerah rawan konflik seperti Maluku seluruh lembaga berwenang harus dapat menciptakan iklim demomrasi yang sejuk dan jangan sampai merongrong persatuan dan keharmonisan kehidupan sosial yang sudah harmonis dengan semobayan pela gandong,”ingatnya.

Menurutnya, perbedaan pilihan dalam politik adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dielakkan dalam demokrasi. Namun perbedaan pilihan harus dipandang sebagai suatu potensi yang dapat menghasilkan kepemimpinan yang meritokratif, jujur dan adil.

“Khususnya pilkada Maluku diharapkan dapat berlangsung jujur dan adil dalam suasana kedamaian,”ujarnya.

Mantan Ketua Umum HMI Cabang Ambon ini menjelaskan maraknya konflik sosial yang terjadi di tengah masyarakat di berbagai daerah yang dipicu oleh agama, ras, suku dan golongan antar masyarakat harus dapat diantisipasi sehingga tidak berimbas pada Pilkada dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Karena itu diharapkan kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat menjaga persatuan, kesatuan dan nasionalisme,”ujarnya.
Dia juga mengingatkan kepada seluruh lembaga negara untuk dapat menjamin kehidupan yang aman dan damai ditengah masyarakat dengan memastikan prinsip dan nilai-nilai demokrasi tanpa menggugurkan netralitas lembaga negara.

“Kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan berbagai informasi diberbagai media sosial (pemberitaan) yang dapat menciptakan konflik horisontal dan ketegangan berdomokrasi,”ajaknya.

“Kepada penyelenggara dan aparat keamanan di Maluku untuk dapat menjaga netralitas dan keharmonisan di masyarakat tanpa menciptakan ketegangan masyarakat dalam menentukan hak suara pada saat pencoblosan 27 juni nanti,”tambahnya.

Selanjutnya dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat menciptakan kesadaran hukum dan menerima hukum negara sebagai konsekwensi Negara Hukum yang selalu dikedepankan dalam setiap berdemokrasi.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh kader HMI di berbagai daerah khususnya di Maluku untuk dapat menjadi garda terdepan dalam mempertahankan NKRI dari berbagai ancaman yang dapat merongrong persatuan bangsa. Serta mampu menciptakan tatanan masyarakat yang aman, damai dengan senantiasa mengedepankan nilai-nilai demokrasi menuju pilkada tanpa mengabaikan independensi organisasi. (SMJ)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top