by

Pelaku Pembacokan 7 Warga di Pulau Buru Babak Belur Dikeroyok

loading...

AMBON,KOMPAS.com-AT (35) pelaku pembacokan tujuh warga di Desa Jikumerasa, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru, Maluku babak belur dikeroyok warga, Rabu (27/2/2019).

Warga marah dan langsung mengeroyok pelaku setelah mereka mengetahui tujuh warga di desa tersebut menjadi korban pembacokan pria tersebut.

“Pelaku ikut dikeroyok warga hingga babak belur,”kata Kasubbag Humas Polres Pulau Buru, Ipda Dede Syamsi Rifai saat dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon selulernya, Rabu (27/2/2019).

Dede menjelaskan, sebelum ditangkap polisi, pelaku sempat menjalani perawatan medis di Puskesmas Namlea, Ibu Kota Kabupaten Buru akibat sejumlah luka yang dideritanya,”Saat ini sudah ditahan di Mapolres Buru, tadinya pelaku sempat menjalani perawatan di Puskesmas Namela karena dihajar massa yang marah,”ungkapnya.

Dede mengatakan hingga kini pihaknya beum mengetahui pasti motif dibalik aksi penyerangan yang dilakukan pelaku terhadap tujuh warga di desa tersbeut, sebab sampai saat ini pelaku masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik.

“Untuk motif sampai saat ini masih dalam pengembangan, pelaku masih diperiksa,”katanya.

Terpisah Kapolres Pulau Buru, AKBP Ricky Kertapati saat dikonfirmasi Kompas.com terkait insiden itu mengaku jika pelaku kini telah diamankan di sel tahanan Polres Pulau Buru.

“Saya masih di Ambon ikut rapim TNI Polri. Intinya untuk sementara tersnagka telah diamankan di Polres dan akan diproses lebih lanjut,”kata Ricky via WatsApp.

Diberitakan sebelumnya, tujuh warga desa Jikumerasa, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru, Maluku terluka parah setelah diserang seorang pria berinisial AT (35) dengan sebila parang, Rabu (27/2/2019) pagi.

Akibat insiden itu, tujuh orang warga terluka parah dan harus dirawat intensif di RSUD Namlea. Ketujuh warga yang menjadi korban pembacokan itu yakni ILham Munaka (23), Puasa Aunaka (61), Nurdin Buton (59), La Bima Kondoa, (63) dan tiga perempuan lainnya yakni Sofian (37), Ida Ratnasari (25) Rasun (59). (SMJ)

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI