KRIMINAL

Pelaku Pembuang Bayi di Huamual Ditangkap Polisi

Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Agus Setiyono

PIRU,SERAMBIMALUKU.com-Tak membutuhkan waktu lama, aparat kepolisian di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) langsung bergerak cepat untuk untuk menangkap pelaku pembuang bayi laki-laki di Dusun Uwe, Desa Iha, Kecamatan Huamual.

Bayi laki-laki yang baru saja dilahirkan itu ditemukan sudah tidak bernyawa oleh dua orang siswa di dusun tersebut saat mereka hendak ke sekolah pada Sabtu (26/8/2017) kemarin. Saat ditemukan, bayi malang itu diungkus dengan kertas kresek dan dimasukan di dalam karung.

Menurut Kapolres SBB, AKBP Agus Setiyono saat ini pelaku pembuang bayi itu telah diamankan di Mapolres SBB untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelakunya sudah diamankan, dan saat ini sudah ditahan di Mapolres untuk menjalani pemeriksaan,”katanya, Minggu (27/8/2017).

Meski tidak membeberkan identitas pelaku pembuang bayi itu, namun dia mengaku jika saat ini pelakunya sedang menjalani pemeriksaan,”Masih dalam penyelidikan nanti bisa menghubungi Kasat Reskrim saja,”katanya.

Sumber informasi yang dihimpun, bayi malang itu diduga kuat merupakan hasil hubungan gelap, karena itu orang tuanya menganggap kelahiran bayi tersebut sebagai aib.

“Informasinya pelaku yang ditangkap itu adalah orang tua bayi sendiri, mungkin dia malu dan akhirnya membuang bayinya itu,”kata sumber itu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jasad bayi malang itu ditemukan terbungkus di dalam karung oleh dua siswa SMP di Dusun Uwe, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Sabtu (26/8/2017).

Bayi malang berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan sekira pukul 06.30 WIT oleh kedua siswa yakni Asdin dan Arlan Rumbia saat mereka hendak pergi ke sekolahnya yang berada di Dusun Katapang, desa tersebut.

Semula kedua siswa ini mengira kalau karung itu berisi sampah. Namun setelah diperiksa ternyata isi karung itu adalah jasad seornag bayi yang baru lahir,“Mereka mengira itu sampah ternyata setelah diperiksa isinya jasad bayi,”ujarnya.

Penemuan itu lantas diberitahukan kepada orang tua Asdin, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Huamual. Polisi yang mengetahui informasi itu kemudian mendatangi lokasi penemuan jasad bayi dan langsung membawa jasad bayi malang itu ke Puskesmas Loki untuk diotopsi.

Penemuan jasad bayi malang itu sontak menggegerkan warga setempat. Warga yang penasaran langsung berbondong-bondong untuk datang melihat kondisi bayi tersebut. (SMH)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top