by

Pembangunan 1.650 Unit Rumah untuk Warga Maluku Rampung Bulan Desember

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Proyek pembangunan bantuan rumah layak huni untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di kawasan Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon ditargetkan akan rampung pada bulan Desember 2018 mendatang.

Proyek yang ditangani oleh pengembang dari PT Lestari Pembangunan Jaya itu, kini terus membangun perumahan bagi warga yang telah mendaftar sebagai konsumen. Proyek ini sendiri merupakan program yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia.

Untuk Maluku, jatah rumah yang dibangun untuk tahun 2017 ini mencapai 1.650 unit. Saat ini proses pembangunan terus dilakukan untuk mencapai target yang telah ditentukan.

Pimpinan PT Lestari Pembangunan Jaya, Betty Pattikayhatu kepada waratwan di lokasi proyek pembangunan perumahan tersebut mengajak masyarakat dan semua pihak untuk mendukung program tersebut, sebab program bantuan rumah itu sangat bermanfaat bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah.

“Masyarakat dan semua pihak harus mendukung program ini, karena program ini merupakan program dari Bapak Presiden kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Kita targetkan desember 2018 itu sudah selesai untuk 1.650 unit,”kata Betty, Sabtu (29/9/2018).

Dia menjelaskan, program yang didanai dari APBN ini harus dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Maluku, karena program bantuan rumah tersebut merupakan hunian yang layak untuk ditempati. Rumah layak huni ini dijual dengan harga Rp 141.juta per unit.

Menurutnya siapapun berhak untuk memperoleh bantuan rumah tersebut, asalkan memenuhi syarat yakni berpenghasilan rendah. Untuk mendapatkan bantuan rumah tersebut, warga hanya menyetor uang muka sebesar Rp 11.200.000 dengan cicilan yang sangat ringan.

“Untuk golongan I itu cicilannya per bulan Rp 600.000-Rp700.000, golongan II Rp 800.000-Rp 900.000, dan untuk golongan III Rp 900.000-Rp 1 juta. Nanti juga ada bantua KPR sejahtera dari pemerintah,”katanya.

Adapun rumah layak huni yang saat ini sedang dibangun itu memiliki dua kamar dengan tipe 36 dan luas lahan 72 meter persegi. Spesifikasi rumah tersebut juga menggunakan bahan berkualitas sehingga sangat layak untuk dihuni.

“Pesan dari Bapak Presiden biar rumahnya kecil tapi harus layak dihuni, makanya saya bikin yang berkualitas,”ujarnya.

Dia mengaku PT Lestari Pembangunan Jaya akan terus berusaha keras agar program yang sama akan didapatkan pada tahun-tahun mendatang. Sia pun mengimbau semua elemen masyarakat agar mendukung program tersebut agar kedepan Maluku kembali mendapatkan jatah rumah murah tersebut.

“Kalau ada masalah program ini bisa dialihkan ke profinsi lain, jadi mari kita mendukung program ini, apalagi program ini untuk masyarakat berpenghasilan rendah,”ajaknya.

Dia juga menjanjikan akan memberikan kemudahan kepada para wartawan di Maluku yang belum memiliki tempat tinggal untuk mendapatkan bantuan rumah tersebut.

“Wartawan juga masuk kategori Masyarakat berpenghasilan rendah, nanti kita bantu mungkin 15 sampai 25 unit untuk wartawan,”katanya. (SMJ)

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI