by

Pemerintah Naikkan ADD untuk Desa Tertinggal di Maluku

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indarwati mengungkapkan pemerintah akan menaikkan jumlah anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) untuk desa-desa yang masih tertinggal di Maluku.

Pernyataan itu disampaikan Sri Mulyani saat meresmikan Dermaga TNI AL di kawasan kawasan Lateri, Kecamatan Teluk Ambon, Rabu (9/1/2019).

“Saya juga titip kepada gubernur beberapa kabupaten di Maluku ini yang masih banyak memiliki desa tertinggal maka dana desanya di tahun 2019 akan meningkat cukup signifikan,”ungkap Sri Mulyani.

Dia mengungkapkan, komitmen Presiden Joko Widodo untuk terus membangun wilayah Indonesia terutama dari daerah-daerah pinggiran yang masih tertinggal sangatlah tinggi. Karena itu di berbagai kesempatan, Presiden selalu meyakinkan bahwa semua proses pembangunan harus benar-benar tercapai.

“Komitmen dari bapak presiden Jokowi untuk terus mebangun Indonesia terutama dari daerah pinggirian yang selama ini tertinggal sangat tinggi,”katanya.

Untuk di Maluku, Sri Mulyani mengatakan ada beberapa kabupaten yang masih di kategorikan miskin salah satunya di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Karena itu dia berjanji akan meningkatkan ADD untuk desa-desa yang tertinggal di kabupaten tersebut.

“Misalnya untuk kabupaten Maluku Tenggara Barat yang akan kita tengok besok pagi, itu jumlah anggaran dana desanya sangat besar dan tentu kita hrapkan akan digunakan dengan baik dalam meningkatkan perekonomian di desa tersebut,”ungkapnya.

Dia menambahkan jumlah desa tertinggal di Maluku Tenggara Barat sebelumnya mencapai 58 desa dan kini menurun menjadi 31 desa. Penurunan itu kata dia akibat perbaikan alokasi dana desa yang terus dilakukan pemerintah.

“Sudah terjadi perbaikan dan dana alokasi desanya semakin meningkat dari Rp 66 miliar menjadi Rp 82,7 miliar. Nah kita berharap tentu desa tertinggal itu bisa mengejar ketertinggalan dengan jumlah ADD yang diberikan, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desanya,”harapnya. (K54-12)

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI