MALUKU

Pemuda Waai yang Ditusuk Sangkur Meninggal Dunia di RSUD Haulussy

Dekris Bakarbessy

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Sempat menjalani perawatan intnesif  di rumah sakit dr Haulussy Ambon, Dekris Bakarbessy, pemuda asal Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah yang menjadi korban penusukan oleh oknum anggota TNI AD berinisial Pratu ML akhirnya menghmebuskan nafas terakhirnya, Kamis malam (3/5/2018).

Korban meninggal dunia setelah sempat dirawat selama dua hari usai dirujuk dari rumah sakit dr Latumeten Ambon. Kondisi korban kembali kritis setelah sangkur yang menancap di kepala bagian kiri korban berhasil diangkat oleh tim dokter di rumah sakit tersebut.

Kabar meninggalnya Dekris di RSUD dr Haulussy Ambon ikut membuat sejumlah rekan dan kerabatnya sangat merasa kehilangan.

“Sio adik ini paling baik. RIP Adik Dekris Bakarbessy,”tulis Asnat Tuasela salah satu kerabat korban di akun facebooknya, Kamis malam.

Kerabat korban lainnya ikut mendoakan kepergian korban dan berharap kepada keluarga yang ditinggalkan untuk tetap tabah dan dikuatkan iamannya.

“Selamat jalan nyong Dekris Bakarbessy.. TUHAN yg member & TUHAN juga yg mengambil.. Moga kel dikuatkan dalam iman.. terutama Pp Han Bakarbessy & fam di Waai,”tulis Stave Papa Ziva Tamlelahitu di akun facebooknya.

BACA JUGA:Ini Kronologi Insiden Penikaman Warga Waai Versi TNI

BACA JUGA:Terdesak, Oknum TNI Cabut Sangkur Lalu Tikam Pemuda Waai di Bagian Kepala

Sebelumnya diberitakan, Dekris Bakarbessy mengalami luka parah setelah ditikam dengan sangkur oleh oknum anggota Satgas TNI dari kesatuan Yonif Raider 515, Pratu ML di Desa Waai Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Insiden penikaman itu terjadi setelah Pratu ML yang meminta sejumlah warga yang sedang berkerumun di pertigaan jalan Waai untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah. Namun ajakan itu ditentang sejumlah warga, Pratu ML kemudian dikejar dnegan batu.

Menurut Kepala Penrangan Kodam XVI Pattimura, Kolonel Arm Sarkistan Sihaloho karena merasa terdesak, Pratu ML lalu mencabut sangkur dan menusuk korban di bagian kepalanya. Setelah itu Pratu ML ikut dihajar hingga pingsan di lokasi kejadian.Usai kejadian itu, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Namun nahas, nyawa korban tidak dapat tertolong, korban akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat dua hari di RSUD dr Haulussy Ambon. (SMI)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top