by

Penyelundupan Mercuri Dalam Buah Kelapa Digagalkan Polisi di Pelabuhan Ambon

loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Aparat kepolisian daerah Maluku kembali menggagalkan upaya penyelundupan mercuri dalam jumlah besar di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon. Dalam kasus tersebut polisi mengamankan dua orang tersangka.

Direktur Reskrimsus Polda Maluku, Kombes Pol Firman Nainggolan mengatakan mercuri yang hendak diselundupkan itu disimpan di dalam puluhan buah kelapa kering yang telah di bor batoknya kemudian lubangnya di tutupi dengan kayu lalu di lem.

“Jadi modus para tersangka ini untuk mengelabui polisi. Mereka memasukan cairan mercuri kedalam buah kelapa lalu ditutup dengan kayu kemudian di lem,”katanya kepada sejumlah wartawan di kantornya, Jumat (17/5/2019).

Dia menjelaskan ada sebanyak 72 kelapa yang diisi cairan mercuri dari sebanyak 1.300 kelapa yang hendak dibawa ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Ambon. Ribuan buah kelapa itu sedianya akan dibawa dengan jasa peti kemas.

Polisi sendiri mengamankan puluhan buah kepala berisi mercuri tersebut dari dalam konteiner di Pelabuhan Ambon pada Minggu (12/5/2019) lalu.

“Anggota curiga karena ada pengiriman barang melalui peti kemas secara tidak wajar. Masa buah kelapa harus dibawa ke Surabaya namun menggunakan konteiner, ini tidak masuk akal karena harga membayar konteiner jauh lebih mahal dari harga jual buah kelapa itu,”ungkapnya.

Dia menjelaskan, setiap buah kelapa berisi cairan mercuri itu seberat 3 hingga 4 kg. Sehingga jumlah total mercuri yang akan diselundupkan itu berjumlah ratusan kg.

Menurutnya terkait kasus tersebut pihaknya telah menetapkan dua orang sebagai tersangka yakni AE alias Tam (40), sopir truk yang mengangkut cairan mercuri tersebut dan YT alias Yanto pegawai perusahan jasa petikemas PT Meratus.

Dia menambahkan saat ini polisi juga masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk melacak keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut termasuk memburu tiga tersangka lainnyadan  pemilik barang berbahaya tersebut. Menurut dia mercuri yang akan diselundukpan itu didapat dari Pulau Seram.

“Para tersangka ini dijerat dengan Pasal 161 Undang-undnag Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,”ujarnya.

Sebelumnya beberapa pada 9 April 2019 lalu polisi juga menggagalkan upaya penyelundupan sebanyak 127 kg mercuri dari sebuah mobil Avanza saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman Ambon. 127 kg mercuri tersebut rencananya akan diselundupkan melalui pelabuhan Yos Sudarso Ambon menuju Makassar, Sulawesi Selatan (SMJ).

 

 

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI