MALUKU

Perusahan Kayu di Bula Serobot Lahan Perkebunan Warga

Aktivitas penebangan di hutan Teluk Waru

BULA,SERAMBIMALUKU.com-Warga di Desa Waru dan Desa Delis, Kecamatan Teluk Waru, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) memprotes adanya penyerobotan lahan perkebunan oleh perusahan kayu PT Starata Pacifik yang beroperasi di wialayah tersebut.

Warga marah dan melayangkan protes lantaran perusahan itu ikut melakukan penebangan secara liar hingga masuk ke areal perkebunan warga.

Sulaiman Kilberan salah seorang warga Desa Waru mengatakan, perusahan itu diketahui mulai beroperasi sejak Februari 2018. Selama beroperasi, perusahan tersebut telah melakukan penebangan liar dan menggusur perkebunan warga untuk membuat jalan tanpa seizing warga.

“Kami tidak mengetahui tentang operasi perusahan tersebut didesa kami, bahkan sejak awal mereka disini tidak ada sosialisasi dalam bentuk apapun terhadap masyarakat, tapi mereka telah menggusur jalan hingga merusak perkebunan warga,” jelas Kilbaren kepada waratwan, Minggu (6/5/2018).

Dia membeberkan, keberadaan persauahan itu telah membuat warga menjadi sangat resah, apalagi aktivitas perusahan itu telah masuk hingga areal perkebunan warga.

“Sebulan terakhir ini, aktivitas perusahan itu sangat meresahkan kami, penabangan yang mereka lakukan telah merusak perkebunan kami, dan itu dilakukan tanpa seizing dan sepengetahuan kami,” paparnya.

Menurutnya terkait hal itu, warga sempat mendatangi pihak perusahan untuk menanyakan aktivitas penebangan yang dilakukan, namun pihak perusahan berdalih telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.

“Mereka bilang kalau sudah berkoordinasi dengan kepala desa, namun sampai saat ini tidak ada satupun pemberitahuan dari pemerintah desa kepada masyarakat,” terangnya.

Dia mengaku warga semakin kesal karena pihak perusahan belum juga mengganti rugi tanaman warga yang dtebang di wilayah tersebut.

“Sampai saat ini belum ada ganti rugi tanaman warga yang digusur. Dan akibatnya kami masyarakat kecil yang bergantung pada hasil kebun sangat menderita sekali,” terangnya.

Secara terpisah Kepala Desa Delis Kecamatan Teluk Waru Wajana Rumalutur mengaku pihaknya jauh-jauh hari telah menolak  PT. Strata Pasific untuk beroperasi di wilayah itu. Dia juga melarang keras aktifitas perusahaan diwilayahnya.

“Saat ini, kita telah memasang tanda larangan bagi aktifitas perusahaan di sejumlah titik, sebab kami tidak ingin aktivitas penabangan terhadap hutan yang dilakukan perusahan itu ada diwilayah kami,”tegas Rumalutur.(SME)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top