MALUKU

Petugas Jasa Raharja Sosialisasi DPWKP di Pelabuhan Namrole

Petugas Jasa Raharja Namrole Julio Peaa saat mengsosialisasi Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang DPWKP keapda pengemudi speedboat di Palabuhan Namrole, Sabtu (24/3/2018).

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Petugas Jasa Rahrja Namrole menggelar sosialisasi Undang-Undang nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang (DPWKP) di Pelabuhan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Sabtu (24/3/2018).

Dalam sosialisasi itu, petugas Jasa Raharja Namrole, Julio Peea ikut mengsosialisasikan setiap karcis yang dibeli masyarakat saat hendak menggunakan jasa angkutan laut dan penyberangan.

Adapun sosialisasi itu ditujukan langsung kepada para penumpang jasa penyeberangan, dan pemilik dan operator angkutan serta masyarakat yanga da di wilayah tersebut.

Kepala Jasa Raharja Maluku, Marganti Sitinjak mengatakan sosialisasi itu dimaksudkan agar para pengusaha transportasi laut berupa speedboat dan kapal dapat menyetor iuran wajib kepada Jasa Raharja sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Dia mengatakan setiap pengusaha speedboat wajib menyetor iuran wajib kepada Jasa Raharja karena penumpang yang membayar jasa speedboat terdapat iuran wajib yang harus diserahkan kepada pihaknya.

“Jadi setiap penumpang yang membayar tiket speedboat disitu sudah dititipkan iuran wajib yang harus disetor oleh setiap pengusaha angkutan,”katanya, Senin (26/3/2018).

Iuran wajib itu telah diatur dalam Undang-Undang nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang (DPWKP).

Menurut Marganti, sosialisasi DPWKP penting dilakukan agar pengusaha transportasi laut khususnya pengusaha speedboat dapat mengetahui hak dan kewajibannya sebagaiamana yang tercantum di dalam undang-undnag tersebut.

Dia mengungkapkan dengan membayar iuran wajib itulah, setiap operator speedboat akan mendapatkan jaminan dari Jasa Raharja sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku. Dalam ketentuan itu telah diatur penumpang yang naik ke speedboat tersebut sampai turun di tempat tujuan akan terjamin oleh Jasa Raharja.

Marganti berharap dengan sosialisasi yang dilkaukan itu, masyarakat pengguna transportasi laut di Pelabuhan Namroel dan operator angkutan laut seperti speedboat dan kapal dapat lebih memahami dengan jelas akan hak dan kewajibannya tersebut.

“Selain memberikan santunan kecelakaan, kami juga melakukan pencegahan dengan memasang rambu-rambu himbauan dan pelayanan kesehatan gratis di terminal maupun pelabuhan. Melalui program CSR yang dikelola unit PKBL kami juga memberikan bantuan kredit lunak kepada UMKM di wilayah Maluku,”ungkapnya.

Jasa Raharja sendiri merupakan Badan Usaha Milik Negara yang diberi amanah oleh Negara untuk melaksanakan dua Undang-Undang yaitu UU No. 33 tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan UU No. 34 tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.
(SMJ)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top