MALUKU

Polda Maluku: Jangan Kaitkan Terorisme Dengan Agama

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Jajaran Kepolisian Daerah Maluku menegaskan seraangkaian aksi terorisme yang menyasar tiga buah gereja  dan markas kepolisian di Surabaya, Jawa Timur dalam dua hari terakhir tidak terkait dengan ajaran agama manapun.

Karena itu masyarakat diminta untuk tidak mengkait-kaitkan aksi terorisme dengan agama manapun. Sebab semua ajaran agama menolak berbagai tindakan kekerasan dalam bentuk apapun.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan serangkaian aksi terorisme yang terjadi belakangan ini tidak hanya merenggut puluhan korban luka namun juga mengakibatkan korban meninggal dunia baik dari masyarakat maupun Anggota Polri yang sedang menjalankan tugas Negara.

Karena itu ia mengimbau bagi masyarakat khususnya yang ada di Maluku agar tetap tenang dan jangan mudah terprovokasi dengan insiden tersebut. Maysrakat juga diminta untuk tidak mengaitkan serangkaian peristiwa tersebut dengan kelompok agama manapun.

“Masyarakat di Maluku Jangan terprovokasi dengan kejadian tersebut dengan tidak mengaitkan aksi teror tersebut dengan kegiatan agama, karena faham terorisme sama sekali tidak terkait dengan ajaran agama manapun, karena semua agama mengajarkan tentang kebaikan, kasih sayang dan kedamaian,”ungkap Ohoirat kepada waratwan, Senin (14/5/2018).

Dia mengatakan TNI POLRI bersama Rakyat tidak akan membiarkan faham radikal apapun untuk tumbuh dan bnerkembang di wilayah negara kesatuan republik Indonesia, termasuk di Maluku. Sebab itu dia meminta masyarakat agar dapat membentengi diri dan keluarga dari upaya pihak tertentu yang ingin mempengaruhi atau menanamkan faham radikal atau ajaran yang menyimpang dari ajaran agama.

“ Bila menemukan orang atau kelompok orang yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal saudara, agar segera dilaporkan kepada aparat keamanan setempat,”pintanya.

Dia pun mengingatkan bahwa masyarakat Maluku harus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan yang telah dipraktekan oleh para leluhur sejak dahulu kala,”Ingat falsafah hidup yang ditanamkan oleh leluhur kita “Pela Gandong”, itu harus menjadi perekat kita di Maluku,”katanya. (SMJ)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top