MALUKU

Polda Maluku: Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di Tingkat KPU Kabupaten Kota Aman

Rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Maluku di tingkat KPU Kabupaten Kota berlangsung aman dan damai

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Proses rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Maluku di tingkat KPU Kabupaten Kota di Maluku berlangsung dalam suasana yang aman dan damai.

Proses rekapitulasi penghitungan suara mulai berlangsung sejak Rabu (4/6/2018) dan akan berakhir pada Jumat besok.
Selain rekapitulasi Pilkada Maluku, dua kabupaten kota yakni Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual juga melakukan rekapitulasi penghitungan suara Pilkada di dua daerah tersebut.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan sejauh ini sejumlah daerah telah merampungkan hasil rekapitulasi penghitungan suara yakni KPU Kota Ambon, KPU Kabupaten Maluku Tengah, KPU Seram Bagian Barat, KPU Buru, KPU Buru
Selatan, KPU Kepulauan Aru, dan KPU Maluku Tenggara Barat dan sebagian Maluku Barat Daya.

“Hingga pukul 18.00 WIT sudah ada tujuh KPU yang telah merampungkan hasil rekapituasi penghitungan suara,”kata Ohoirat Kamis malam.

Sementara rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada pada tiga Kabupaten yakni, Maluku Tenggara dan Seram Bagian Timur serta Kota Tual sedang berlangsung. Keterlambatan rekapitulasi suara pilkada pada tiga kabupaten kota ini diakibatkan keterlambatan pengiriman kotak suara dari kecamatan akibat hambatan cuaca berupa ombak laut yang tinggi.

Selain itu untuk Kabupaten Maluku Barat Daya, KPU setempat telah melakukan rekapitulasi hasil suara untuk 3 kecamatan yang ada dekat kota, sedangkan kotak suara dari 14 kecamatan lainnya yang berada di pulau pulau saat ini dalam keadaan aman dan dalam pengawalan Polri.

“Namun belum bisa diangkut ke KPU Kabupaten diakibatkan hambatan ombak laut yang tinggi. Diperkirakan kotak suara dari 14 kecamatan tersebut akan tiba di KPU Kabupaten MBD pada besok hari dan Insya Allah semuanya akan terlaksana sesuai jadwal,”ungkapnya.

Menurut Ohoirat sepanjang proses pelaksanaan Pilkada Maluku, tidak ada situasi yang menonjol yang dapat menganggu stabilitas keamanan khususnya menganggu Pilkada.

Dia mengatakan, kondisi kondusif saat Pilkada Maluku berlangsung sekaligus mematahkan anggapan bahwa Maluku merupakan salah stau daerah rawan konflik Pilkada di Indonesia sebagaimana hasil indkes kerawanan Pilkada 2018. (SMU)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top