KRIMINAL

Polisi Kantongi Identitas Kelompok Penyerang di Depan Pasar Tagalaya

Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Sutrisno Hady Santoso

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Kelompok pelaku penyerangan di kawasan Batu Gantong Dalam, Kecamatan Nusaniwe Ambon akhirnya dapat teridentifikasi oleh polisi.

Para pelaku penyerangan yang menggunakan topeng itu, tak lain adalah sejumlah pemuda dari kawasan Batu Gantong Ganemo. Dalam aksi penyerangan itu mereka membacok dua warga hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

“Berdasarkan keternagan dari warga di TKP kita sudah ketahui identitas dua orang dari ketujuh pelaku penyerangan,”kata Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Sutrisno Hady Santoso kepada waratwan, Minggu (11/2/2018).

Baca Juga:Provokator ‘Bergentayangan’ di Kudamati, Tawuran Warga Langsung Pecah

Dia mengungkapkan bahwa dari keterangan yang didapat, para pelaku merupakan kelompok pemuda dari kawasan Batu Gantong Ganemo. Saat ini para pelaku masih dalam proses pengejaran polisi,“Para pelaku berasal dari Batu Gantong Ganemo,”ujarnya.

Menurut Hady, kedua korban pembacokan saat itu sempat berteriak minta tolong, terikana itu sontak membuat warga Batu Gantong Dalam berhamburan dan langsung mengejar para pelaku.

Baca Juga:Serang Batu Gantong Dalam, 7 Pria Bertopeng Tebas Dua Warga Lalu Kabur

Hady menduga bahwa aksi peneyrangan itu dilakukan karena kelompok pemuda Batu Gantong Ganemo terprovokasi dengan kebakaran pangkalan ojek di kawasan tersebut pada Minggu dinihari tadi.

“Itu bukan pembakaran, tapi pangkalan ojek itu terbakar sendiri. Mungkin dari situ mereka terprovokasi dan mengira bahwa pangkalan ojek itu dibakar,”katanya.

Terkait insiden itu, dia mengimbau kepada kedua kelompok warga agar dapat menahan diri dan tidak terprovokasi dengan berbagai isu yangs engaja dihembuskan pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

“Harapannya warga tidak terprovokasi. Kami juga telah meminta anggota yang tinggal disana bertanggung jewab dengan keamanan disiti kalau tidak bisa ya kita beri sanksi,”tegasnya (SMJ)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top