KRIMINAL

Polisi Ringkus Empat Pelaku Sindikat Curanmor

Empat pelaku sindikat curanmor ditangkap aparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease

AMBON,SERAMBIMALUKU.com -Aparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease meringkus empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang selama ini melancarkan aksinya disejumlah kawasan di Kota Ambon.

Keempat pelaku curanmor yang ditangkap polisi itu yakni, Frengki (28), Kelfin Paris (20), Rahman Siwa Siwa, (21) dan Irman (30). Mereka ditangkap disejumlah lokasi berbeda di Kota Ambon dalam kurun waktu sepekan terakhir.

Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Sutrisno Hady Santoso kepada waratwan mengungkapkan, para pelaku yang diamankan itu diketahui merupakan sindikat curanmor yang selama ini telah menjadi target polisi.

“Para pelaku ini merupakan sindikat curanmor. Mereka telah menajdi target polisi,”kata Hady kepada sejumlah waratwan di depan Kantor Polres Pulau Ambon, Senin (2/4/2018).

Dia mengungkapkan, dari tangan keempat pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa motor hasil curian dan sepeda motor yang digunakan para pelaku untuk melancarkan aksi kejahatannya.

“Sudah ada empat sepeda motor hasil curian yang kita amankan, dari total 13 sepeda motor yang mereka jual, dan sementara ini anggota masih akan mengambil lagi sepeda motor lainnya yang sudah dijual,”terangnya.

Menurutnya, dari keterangan yang didapat, para pelaku ini melancarkan aksinya di 18 tempat. Tidak hanya di wilayah Kota Ambon, para pelaku juga melancarkan aksinya hingga di Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Timur. Selanjutnya sepeda motor hasil curian dijual dengan harga murah kepada warga.

“Mereka menjual sepeda motornya dengan harga mulai dari Rp 1,5 juta hingga Rp 4 juta. Uang hasil penjualan itu lalu digunakan untuk berfoya-foya,”ungkapnya.

Dia mengungkapkan para pelaku curanmor ini ditangkap disejumlah lokasi berbeda di Kota Ambon dalam sepekan terakhir. Saat ini kata dia polisi masih terus memburu salah satu pelaku sindikat curanmor yang berhasil kabur. Akibat perbuatan itu, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 dan 365 KUHP dengan ancaman hukuman diatas lima tahun.

“Satu orang pelaku masih buron dan saat ini masih dikejar. Mereka ini tidak punya bos dan mereka jual hasil curiannya itu bukan ke penadah,”katanya.

Dia mengungkapkan, untuk mengantisipasi maraknya aksi pencurian sepeda motor dan juga aksi kejahatan lainnya seperti jambret, pihaknya akan mengintensifkan patroli dan menempatkan petugas di sejumlah lokasi yang selama ini dianggap rawan kejahatan.

“Kita juga mengimbau agar warga lebih waspada dan berhati-hati saat melintas di kawasan-kawasan yang rawan kejahatan,”katanya.

Dia menegaskan, pihaknya tidak segan-segan melumpuhkan para penjahat jika ada yang melawan saat ditangkap atau memberikan perlawanan yang dapat membahayakan keselamatan petugas.

“Saya sampaikan disini tindakan tegas terukur dalam artian kita melumpuhkan dan kalau melawan kemudian kalau melawan juga bisa kena tembakan yang emmatikan,”tegasnya.(SMK).

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top