by

Polisi Sita 400 Liter Miras Saat Razia di Dermaga Hunimua

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Aparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menyita 400 liter minuman keras tradisional jenis sopi saat menggelar razia di kawasan dermaga penyeberangan feri Hunimua, di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (12/2/2019).

Ratusan liter sopi yang disita itu oleh pemiliknya dititip melalui sejumlah mobil angkutan saat   hendak menuju Kota Ambon.

Wakil Kepala Polres Pulau Ambon, Kompol Ferry Mulyana mengatakan minuman keras dengan kadar alkohol tinggi itu disita angotanya setelah memeriksa sejumlah minibus yang baru saja turun dari kapal feri.

“Jumlahnya ada 400 liter, semuanya diamankan daari sejumlah mobil yang melintas dengan kapal feri,”ujarnya kepada wartawan di Kantor Polres Pulau Ambon, Selasa (12/2/2019).

Dia menjelaskan,  ratusan liter sopi itu berasal dari sejumlah wilayah di Pulau Seram seperti Waisala, Piru, Waipia dan juga Masohi. Saat diamankan, ratusan sopi itu ada yang ditaruh di dalam karung dan selebihnya dikemas dalam kertas plastik dandisimpan di dalam karton.

Menurut Ferry razia rutin terhadap peredaran minuman keras jenis sopi gencar dilakukan pihaknya lantaran, sopi selama ini menjadi penyebab utama sejumlah aksi kejahatan dan kriminalitas di masyarakat.

“Miras ini sangat membuat keresahan di masyarakat dan selalu menjadi sumber dari gangguan kantibmas dan juga kejahatan lainnya di wilayah hukum Polres Ambon,”katanya.

Selain aparat Polres Pulau Ambon, pihaknya juga memerintahkan jajarannya di tingkat Polsek untuk secara intens menggelar razia miras. Menurutnya kegiatan tersebut terus dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat akan dampak buruk dari peredaran miras.

“Hampir setiap saat kita melakukan kegiatan ini tujuannya itu untuk menjaga kantibmas. Kita juga perintahkan Polsek-Polsek untuk melakukan hal yang sama,”ungkapnya.

Ratusan sopi ini selanjutnya dibawa ke Kantor Pores Pulau Ambon untuk diamankan dan selanjutnya akan dimusnahkan. (SMJ).

 

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI