by

Polisi Tangkap Mucikari Prostitusi Anak Saat Hendak Kabur Dari Maluku

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Aparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menangkap seorang perempuan berinisial SH alias Ocah (25) karena terlibat dalam kasus prostitusi anak di Kota Ambon. Ocah ditangkap polisi saat hendak kabur melalui bandara Pattimura Ambon pada Selasa sore (9/4/2019).

Warga kawasan Batu Merah Atas, Kecamatan Sirimau Ambon ini sebelumnya diketahui menjadi mucikari bagi para pria hidung belang di Kota Ambon. Adapun dalam kasus ini, dua orang siswi SMP di Ambon yakni NR (15) dan DA (14) menjadi korbannya.

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy mengatakan saat ini Ocah telah ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani serangkaian pemeriksaan oleh penyidik PPA Polres Pulau Ambon.

“Sudah ditetapkan sebagai tersangka,”kata Julkisno kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (10/4/2019).

Dia menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah salah satu keluarga korban melaporkan kejadian itu kepada polisi pada 1 April 2019 lalu. Dari laporan itu, polisi kemudian melakukan pengembangan hingga akhirnya menangkap pelaku.

“Para korban ini sudah tiga kali melayani pria hidung belang yang ditawari oleh Ocha. Sekali kencan mereka dibayar Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu, tapi uangnya itu dibayar ke tersangka,”ungkapnya.

Dia menambahkan tersangka melakukan modus operandinya dengan membawa para korban ke sebuah rumah kosong. Disana, para korban kemudian disuruh untuk menonton film porno selanjutnya tersangka mempertemukan korban dengan pria hidung belang.

“Dipertemukan di rumah kosong. Tersangka menyuruh nonton film porno setelah itu dia mempertemukankorban dengan pria hidung belang, dan saat itu mereka melakukan hubungan intim,”ungkapnya.

Satu Pelaku Oknum TNI

Dalam kasus ini seorang oknum Anggota TNI di Ambon berinisial Serda SE menjadi pelaku karena ikut terlibat sebagai pemesan kedua sisiwi tersebut.

Tersangka yang diketahui sebagai Anggota Perhubungan Kodam (Hubdam) yang bertugas di Perhubungan Korem (Hubrem) Korem 151 Binaya ini diketahui ikut memesan dua siswi SMP yakni NR (15) dan DA (14) untuk berkencan melalui jasa SH.

Kepala Penerangan Kodam XVI Pattimura, Kolonel Arm Sarkistan Sihaloho kepada wartawan saat dikonfirmasi secara terpisah membenarkan keterlibatan oknum TNI dalam kasus tersebut.

Menurutnya saat ini Detaemen Pomdam Pattimura telah memeriksa keluarga kedua korban untuk dimintai keterangannya.

“Kita sudah periksa keluarga pelapor, tadi malam saya dapat informasi kalau pelaku (mucikari) sudah ditahan, jadi saya nanti juga koordinasi sama POM agar ibu Ocha itu juga bisa diperiksam,”ungkapnya via telepon selulernya.

Dia menegaskan terkait kasus tersebut, pihaknya tidak akan menutup-nutupi kasus itu dan akan memeproses secara hukum oknum yang terlibat. Dia juga mengaku jika terbukti bersalah maka oknum tersebut akan diberiksan sanksi tegas hingga pemecatan.

“Kalau tidak bersalah ngapain dia lari?, intinya kasus ini akan diproses hukum dan kalau dia lari itu berarti dia akan dihukum berat,”tegasnya.

Saat ini kata Sihaloho, pihaknya bersama Detasemen Pomdam XVI Pattimura terus memburu Serda SE untuk dimintai pertanggung jawabannya. Pihaknya juga ikut melacak jejak pelaku melalui data digital dan jaringan hanphone yang digunakan pelaku.

“Kita cari terus Pomdam juga ikut mencari, bahkan kita cari sampai di kampung halamannya kemarin,”ujarnya. (SMK)

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI