KRIMINAL

Polres Pulau Buru Musnahkan Pabrik Miras di Hutan Desa Jamilu

Aparat Polres Pulau Buru membakar sebuah pabrik penyulingan sopi di hutan desa Jamilu, Selasa (28/5/2018)

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Upaya memerangi peredaran minuman keras yang menjadi penyebab tindak kejahatan di Kabupaten Buru gencar dilakukan Polres Pulau Buru.

Melalui operasi penyakit masyarakat (Pekat), Polres Pulau Buru berhasil memusnahkan tiga pabrik penyulingan minuman keras tradisional jenis sopi saat menggelar razia di hutan Desa Jamilu, Kabupaten Buru.

Dalam razia itu, puluhan personel gabungan dari satuan Res Narkoba Polres Pulau Buru dan personel Brimob setempat ikut memusnahkan pabrik penyulingan sopi yang ada di hutan desa tersebut. Pabrik penyulingan sopi yang dimusnahkan itu diduga selama ini memasok sopi ke sejumlah daerah di Pulau Buru termasuk ke Kota Namlea.

Kapolres Pulau Buru, AKBP Adityanto Budi Satrio mengatakan penggebrekan tiga pabrik penyulingan miras di hutan desa tersebut dilakukan untuk menciptakan rasa aman bagi umat muslim yang menjalankan ibdah puasa selama bulan Ramadhan.

Menurutnya  penyisiran di hutan desa tersebut dilakukan lantaran lokasi tersebut ditengarai sebagai tempat memproduksi minuman keras,”Saat dilakukan penyisiran anggota menemukan tiga pabrik penyulingan miras, pabrik itu langsung dimusnahkan,”kata Aditya, Selasa (29/5/2018).

Dalam operasi itu, Aditya mengaku aparat juga berhasil mengamankan 1.500 sageru yang menjadi bahan baku pembuatan sopi, tiga buah drum dan lima buah tong plastik yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan miras.

“Selain menyita 1.543 liter sageru, petugas juga menyita 5 liter sopi dari lokasi penggebrekan,”kata Aditya.

Menurut Aditya pemberantasan minuman keras di Kabupaten Buru menjadi salah satu prioritas Polres Pulau Buru, sebab miras jenis sopi kerap menjadi penyebab utama terjadinya tindak kejahatan dan perkelahian warga.

“Pemberantasan peredaran miras ini juga dilakukan atas perintah langsung dari Bapak Kapolda Maluku,”ujarnya.

Menurut Aditya selain memusnahkan barang bukti berupa pabrik penyulingan sopi, anggota yang bertugas juga ikut menyita sejumlah liter sopi dan sageru untuk dijadikan sebagai barang bukti. Saat ini minuman haram yang disita itu telah diamankan di Polres Pulau Buru.

“Ada sebagai barang bukti yang sudah kita amankan di Polres. Selanjutnya terkait kasus ini kita masih melakukan penyelidikan,”ujarnya (SMH)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top