MALUKU

Rawan Gempa, Maluku Cuma Punya Empat Sirine Peringatan Tsunami

Alat diteksi dini Tsunami

AMBON-Provinsi Maluku tercatat sebagai salah satu wilayah rawan gempa dan tsunami di Indonesia, meski begitu daerah ini ternyata hanya memiliki empat sirine peringatan dini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku, John Hursepuny mengatakan, keempat sirine peringatan dini itu berada di Kota Ambon, dan di Kepulauan Banda.

“Untuk di Maluku Tenggara dan Pulau Seram belum ada sirine peringatan dini,”kata John, saat ditanya waratwan, Kamis (8/12/2016).

Dia menungkapkan,tiga sirine peringatan dini yang berada di kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah itu tersebar di desa Nusantara, Pulau Neira, desa, Wailing Pulau Banda Besar, dan di desa Ai, Pulau Ai,“Itu semuanya di kepulauan banda,”katanya.

Meski hanya memiliki empat sirine peringatan dini, namun kata John, BPBD Maluku dalam berbagai kesempatan terus melakukan edukasi melalui sosialisasi kepada masyarakat apabila terjadi gempa.

“Masyarat dihimbau agar apabila merasakan gempa dengan kekuatan yang besar untuk melakukan evakuasi mandiri dengan menjauhi pantai, sungai ke tempat yang lebih aman,”katanya.

Dia menambahkan, kesiap siagaan masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada sirine peringatan gempa namun kesadaran dan kesiap-siagaan warga dalam menghadai berbagai risiko bencana khususnya gempa sangat penting.

“Mengingat berdasarkan simulasi ahli tsunami, waktu tiba tsunami ke pantai sangatlah cepat, jadi kesadaran dan kewaspadaan warga sangatlah penting,”ungkapnya.

Untuk diketahui, Maluku merupakan salah satu kawasan rawan gempa dan tsunami. Sebab, provinsi tersebut berada pada pertemuan tiga lempeng besar, yaitu Pasifik, Indo Australia dan Eurasia. Lempeng Indo Australia masuk ke bawah Eurasia bertemu dengan Lempeng Pasifik. Pertemuan dua lempeng ini menyebabkan patahan yang tidak beraturan.

Adapun wilayah rawan gempa di Maluku, meliputi wilayah bagian tenggara, yaitu Pulau Ambon, Pulau Seram dan Pulau Buru. Adapun pusat patahan di antaranya di laut Ambon dan Seram Bagian Barat. (SMN/KCM)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top