POLITIK

Riduan Hasan Siap Loncat ke Golkar Jika PBB Tetap Tak Lolos

Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Ambon, Riduan Hasan
loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Ambon, Riduan Hasan maegaku siap hengkang ke Partai Golkar jika PBB benar-benar tidak lagi bisa ikut dalam pemilu legislatif 2019.

PBB bersama Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sebelumnya dinyatakan gugur oleh KPU sebagai peserta pemilu legislatif 2019 karena tidak lolos verifikasi faktual.

Namun partai pimpinan Yusril Izha Mahendra itu kini sedang melakukan upaya hukum dengan menggugat KPU ke Bawaslu RI.

“Saat ini PBB masih menggugat ke Bawaslu, tentu selaku kader kami berharap PBB bisa lolos, tapi jika tidak lolos maka kemungkinan terburuk maka saya akan ke Partai Golkar,”Kata Riduan Hasan kepada wartawan.

Masih menuai tanda tanya besar tentang kelolosan PBB dalam deretan partai pemilu 2019 mendatang. Ketua DPC PBB Kota Ambon Riduan Hasan mengaku, akan hengkang ke partai Golkar jika PBB tidak lolos.

Dia mengatakan terkait gugatan yang diajukan PBB ke Bawaalu seharusnya Senin hari ini PBB sudah mengikuti sidang gugatan, namun karena ketidaksiapan KPU sehingga sidang ditunda hingga Rabu (28/2/2018).

“Kami (PBB) sudah sangat siap tapi KPU meminta penundaan sampai hari Rabu,”ujarnya.

Meski telah siap meninggalkan PBB, namun Riduan masih berharap agar partai yang telah membesarkan namanya itu tetap bisa lolos dan ikut pemilu 2019.

Dia mengaku meski partainya diterpa masalah tersebut, namun selaku Ketua DPC PBB Kota Ambon, dirinya bersama semua kader PBB Kota Ambon masih tetap solid dan tetap mendengar perintah dari DPP unntuk menunggu proses yang sedang dijalani.

Dia mangaku memilih hengkang dari partai yang telah membesarkannya itu hanya merupakan kemungkinan terburuk jika PBB ditolak.

“Kalau masih proses gugatan di Bawaslu ini kan cepat saja. Tapi kalau sampai proses ini sudah dibawa ke PTUN maka tidak ada jalan lain, mengingat waktu 2019 semakin dekat serta melihat kalau proses di PTUN itu sangat memakan waktu yang panjang, maka saya harus memikirkan perahu lain (partai lain). Tapi sekali lagi saya tekankan itu hanya kemungkinan terburuk, “jelasnya. (SME)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top