by

Saat Warga di Ambon Rame-Rame Serbu Konter Cari Kartu Perdana Mentari

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Gangguan jaringan Telkomsel di Kota Ambon menyusul terbakarnya Kantor Telkom Indonesia (Persero) tbk yang berada di Jalan Pattimura, Selasa (5/2/2019)  memaksa banyak warga menyerbu gerai dan konter penjualan kartu perdana di sejumlah kawasan di Ambon.

Warga mendatangi konter-konter yang ada di Ambon tak lain untuk membeli kartu perdana mentari yang dijual pedagang. Mereka memburu kartu perdana mentari karena kartu telkomsel yang mereka gunakan tidak berfungsi baik untuk mengakses internet maupun untuk menelpon.

Pantauan di lapangan, beberapa warga bahkan memborong kartu perdana yang dijual pedagang, meski harganya sangat mahal. Kondisi itu terpantau di Jalan AM Sangadji tepatnya di depan Bengkel Barokah.

“Kartu Simpati tidak berfungsi lagi, kita pakai kartu mentri dulu,”ujar Delon salah seorang warga yang ditemui di Jalan AM Sangadji.

Banyaknya warga yang berburu kartu perdana Mentari membuat sejumlah pemilik konter pun dengan sesuka hati menaikkan harga kartu perdana mentari yang mereka jual.

Di kawasan Mardika dan Sam Ratulangi misalnya parapemilik konter bahkan menaikkan harga kartu perdana hingga mencapai Rp 40.000 padahal sebelumnya dia menjualnya hanya Rp 15.000.

Meski begitu banyak warga yang tetap membeli kartu perdana mentari, dengan alasan ingin berkomunikasi dengan keluarga mereka.

“Tadi pas datang saya beli 2 kartu masi Rp 30.000 tapi sekarang sudah naik 1 kartu Rp 40.000. tidaka pa-apa yang penting dapat,”kata Salim.

Selain warga banyak wartawan di Kota Ambon juga ikut berburu kartu perdana mentari untuk keperluan mereka,”Saya beli 2 kartu tapi saat diaktifkan tetap saja internetnya lelet tak bisa digunakan,”kata Bahtiar Heluth Kontributor NetTV Ambon.

Terkait insiden kebakaran itu, Vice President Coorporate Comunication PT Telkom (Persero) tbk, Arif Prabowo,  melalui rilisnya yang diterima Serambi Maluku, Selasa malam mengaku penyebab kebakaran tersebut masih dalam proses investigasi.

“Akibat peristiwa tersebut, layanan telekomunikasi  TelkomGroup baik suara  maupu  data termasuk layanan mobile milik Telkmsel dari dan menuju Ambon dan sekitarnya terganggu,”terang Arif.

Dia mengaku saat ini layanan Tekom di wilayah itu sudah berangsur pulih kembali seiring dihidupkannya kembali catuan dan perangkat telekomunikasi yang sebelumnya terganggu akibat dampak dari kebakaran tersebut.

“Telkom telah memberangkatkan tim teknis gabungan baik dari Jakarta, Surabaya maupun Makasar ke Ambon,”ujarnya.(SMJ).

 

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI