MALUKU

Santunan Kecelakaan dari Jasa Raharja Maluku Sepanjang 2017 Tembus Rp 7,8 Miliar

Kepala Cabang Jasa Raharja Maluku, Marganti Sitinjak
loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Kantor Jasa Raharja Cabang Maluku mengucurkan anggaran senilai Rp 7,8 miliar untuk membayar santunan korban kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2017 di wilayah Maluku.

Jumlah santunan korban kecelakaan yang dibayarkan Jasa Raharja Maluku untuk tahun 2017 lebih tinggi jika dibandingkan dengan jumlah santunan yang diberikan pada tahun 2016 lalu yang hanya mencapai Rp 7,3 miliar.

Kepala Jasa Raharja Cabang Maluku, Marganti Sitinjak mengatakan, santunan dari Jasa Raharja untuk para korban kecelakaan baik angkutan penumpang umum maupun korban kecelakaan lalu lintas jalan telah diatur berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

“Untuk tahun 2017, jumlah santunan yang kami bayarkan kepada korban kecelakaan lalu lintas di Maluku itu sebesar Rp 7.872.530.225. Jumlah itu naik 6,8 persen dari jumlah santunan yang kami bayar pada tahun 2016 lalu,”kata Marganti, Senin (22/1/2018).

Dia merinci dari jumlah anggaran yang dikucurkan itu, santunan untuk korban meninggal dunia berjumlah Rp 5,525.000.000, korban cacat tetap berjumlah Rp 201.375.000, dan untuk korban luka-luka yang mendapatkan perawatan di rumah sakit sebesar Rp 2.063.595.331.

“UNtuk tahun ini jumlah santunan yang dibayarkan mengalami kenaikan itu karena adanya perubahan regulasi sesuai peraturan meneteri keuangan yang menaikan jumlah santunan dua kali lipat,”katanya.

Marganti menjelaskan selama periode PAM Natal 2017 dan tahun Baru 2018, pihaknya telah membayarkan santunan untuk korban kecelakaan meninggal dunia sebesar Rp 300.000.000 dan untuk korban luka-luka sebesar Rp 58.258.650.

Dia menjelaskan khusus untuk penanganan korban luka-luka akibat kecelakaan, berdasarkan MoU nomor P/35/SP/2013 dan 032/MoU/2013 tanggal 20 oktober 2013 tentang koordinasi manfaat, Jasa Raharja telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan implementasi jaminan sosial bidang kesehatan dan bidang kecelakaan lalu lintas.

Untuk kecepatan pelayanan terhadap para korban kecelakaan, Sitinjak mengaku di sepanjang tahun 2017, realisasi penyelesaaian santunan untuk korban meninggal dunia, baik yang meninggal langsung di lokasi kejadian maupun setelah menjalani perawatan di rumah sakit dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat.

“Target yang ditetapkan oleh manajemen untuk penyelesaian santunan maksimal 10 hari, namun kami Jasa Raharja Cabang Ambon mampu menyelesaikan santunan itu hanya dalam waktu dua hari,”katanya.

Dia menambahkan penyelesaian santunan korban kecelakaan secara cepat yang dilakukan pihaknya itu telah menjadi komitmen Jasa Raharja untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang ada di daerah ini. “Komitmen Jasa Raharja Maluku bagaimana kita memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,”sebutnya. (SMJ)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top