NASIONAL

Sebulan KPK Mengendap di Maluku, Apa yang Dilakukan?

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan saat menyampaikan materinya dalam dialog interaktif di Kantor Pajak Pratama Ambon, Rabu (31/1/2018)

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Kerja tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memantau sejumlah kasus korupsi di Maluku terbilangs enyap. Terhitung sudah sebulan terakhir komisi anti rasua itu mengendap di Maluku.

Lalu apa saja yang dikerjakan KPK selama mengendap di Maluku, ternyata mereka selama ini terus melakukan pemetaan terhadap dugaan penyalahgunaan kewenangan dan korupsi yang diduga dilakukan pejabat publik di Maluku.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan mengatakan selama berada di Maluku, tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) akan melakukan pemetaan terlebih dahulu untuk membenahi bidang-bidang apa saja yang perlu dibenahi pada level pemerintahan di tingkat provinsi dan kabupaten kota.

“Tim kita ini sudah 1 bulan disini jadi tim Korsupgah itu memang mereka akan membuat pemetaan dulu kira-kira apa yang mau dibenahi tapi secara umum nanti setiap pemerintah tingkat provinsi kabupaten kota akan dibuat suatu perencanaan,”ungkap Basaria kepada waratwan usai acara dialog interaktif Kementrian Keuangan Provinsi Maluku dan pimpinan KPK di Kantor Pajak Pratama Ambon, Rabu (31/1/2018).

Dia mengungkapkan,  untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan kewenangan dan potensi kecurangan yang berujung pada korupsi tim KPK akan membuat satu sistem perencanaan yang terintegrasi langsung dengan e-budgating.

“Jadi nanti dibuat perencanaan mulai dari e-Planing itu nanti dapat terintegrasi dengan e-budgating sehingga nanti tidak bisa lagi ada kecuranagn karena semua transparan,”paparnya.

Dia mengaku dengan cara seperti itu, berbagai kecurangan dan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan pemerintah daerah di Maluku dapat diketahui, karena sistem tersebut akan berjalan secara transparan.

“Kalau ada kecurangan akan lebih mudah kelihatan jadi tim kita itu masih akan mulai pemetaan, kemarin mereka sudah buat rencana aksi mereka dan mereka sudah buat 10 komitmen,”katanya.

Dia menambahkan tim yang bekerja di Maluku itu nanti akan terus didampingi dan akan dilakukan evaluasi secara berjenjang untuk mengetahui hasil dari system tersebut,”Nanti kita damping dan kawal terus , nanti setel;ah tiga bulan 6 bulan tahun depan baru kita evaluasi,”katanya (SMJ)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top