KRIMINAL

Sisir Karoke dan Tempat Hiburan Malam, Polisi Amankan Puluhan Pramuria

Puluhan pramuria yang diamankan dari sejumlah karoke dan tempat hiburan malam dibawa ke Kantor Polda Maluku, Minggu dinihari (27/5/2018)

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Puluhan Pramuria yang bekerja di sejumlah karoke dan tempat hiburan malam yang ada di Kota Ambon digelandnag polisi ke kantor Polda Maluku, Minggu (27/5/2018) dinihari.

Puluhan pramuria itu terpaksa dibawa ke kantor Polda Maluku karena tidak dapat menunjukan kartu identitas berupa KTP, saat tim Ditkrimum Polda Maluku menggelar razia penyakit masyarakat di tempat-tempat hiburan sejak Sabtu malam.

Puluhan pramuria yang tidak memiliki KTP kemudian diangkut dengan bus milik Polda Maluku untuk didata identitasnya. Operasi pekat itu sendiri dipimpin langsung AKBP Hendrik Purwono.

Direktur Krimum Polda Maluku Kombes Polisi Puguh Setiyono mengatakan, sasaran dalam operasi yang digelar saat ini adalah penyakit masyarakat seperti judi, curanmor, Jambret, prostitusi dan penyakit masyarakat lainnya.

“Malam ini kami razia di tempat-tempat hiburan, dan kami dapatkan ada puluhan masyarakat yang kami ketahui tidak membawa identitas seperti KTP,” kata Puguh di Mapolda Maluku, Minggu (27/5/2018), dinihari.

puluhan pramuria didata di Kantor Polda Maluku, minggu dinihari

Dia menyebut dalam operasi itu pihaknya melibatkan sebanyak 70 personel. Selain mengamankan puluhan pramuria, petugas juga menemukan sejumlah minuman keras (Miras) ilegal. Miras yang diamankan diketahui tidak memiliki ijin peredaran.

“Malam ini juga kami merazia beberapa toko yang menjual miras. Kami temukan miras yang ijinnya masih diperpanjang. Makanya kami amankan di Mapolda Maluku,” jelasnya.

Dia menambahkan dalam operasi itu petugas juga mengamankan tiga orang pria di sebuah karoke karena terlibat perkelahian,”Kami juga amankan 3 orang laki laki yang sedang tauran,” ungkapnya.

Operasi pekat telah berlangsung selama lima hari. Sejauh ini polisi telah  mengamankan sejumlah pelaku kejahatan seperi  jambret, curanmor dan perjudian.

“Operasi akan terus dilakukan. Tujuannya untuk menciptakan kamtibmas di Bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri,” tandasnya. (SMK)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top