by

Talud Penahan Ombak Rusak, Warga Ongkoliong Minta DPRD Tidak Tutup Mata

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Warga 02/RW 10 yang tinggal di kawasan Ongkoliong,  Desa Batu Merah,  Kecamatan Sirimau,  Ambon  kini merasa cemas sebab talud penahan gelombang yang ada di kawasan itu sudah rusak parah.

Warga meminta DPRD Kota Ambon agar tidak menutup mata dan dapat memperjuangkan perbaikan talud di kawasan itu demi keselamatan warga setempat.

Ketua RT setempat,  Abubakar kepada wartawan mengatakan,  seluruh warga di kawasan tersebut sudah sangat khawatir dengan kondisi talud yang semakin hari mengalami kerusakan parah, karenanya dia meminta DPRD dapat menyuarakan persoalan tersebut agar dapat disikapi pemerintah.

“Talud sudah ambruk,  kalau tidak diperbaiki,  bisa-bisa kita yang berada di kawasan ini akan pindah dari sini, karena air laut akan naik,”kata Abubakar, Rabu (17/10/2018).

Menurutnya persoalan ini tidak bisa dianggap sepele,  sebab hal tersebut menyangkut dengan kesematan warga karenanya DPRD sebagai lembaga penyalur aspirasi rakyat dapat memainkan perannya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Dia menjelaskan, talud yang sudah rusak ada saat ini,  sudah tidak bisa lagi menahan gempuran ombak hingga tahun 2019 mendatang karenanya talud tersebut harus dapat segera diperbaiki. Dia mengaku sangat kesal, karena talud yang rusak sejak lama it uterus dibiarkan tanpa ada perhatian dari pemerintah Kota Ambon.

“Kondisi kerusakan talud ini bukan baru sekarang tapi sudah dari beberapa tahun lalu, sayangnya tidak ada perhatian serius dari pemerintah,”Akunya.

Dia pun berharap agar Anggota DPRD Kota Ambon khususnya yang berasal dari dapil Sirimau II dapat memperjuangkan hal tersebut,”Kami sangat berharap kepada setiap Anggota DPRD,  khususnya dari Dapil Sirimau II untuk tidak diam saja melihat persoalan ini, “jelasnya.

Terkiat keluhan warga itu, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon,  Rustam Latupono   yang merupakan anggota legislatif Dapil Sirimau II berjanji akan segera menanggapi persoalan itu secara serius dan menyampaikan aspirasi rakyat tersebut kepada pemerintah Kota Ambon.

“Memang ini permasalahan serius. Tapi semua itu butuh proses,  untuk itu saya akan bicarakan ini dengan pemerintah Kota Ambon dalam rapat nanti,  sehingga perbaikan talud yang ambruk di kawasan itu  bisa diprioritaskan dalam APBD tahun 2019 mendatang,” jelasnya.

Rustam yang datang langsung dilokasi talud Ambruk menegaskan,  jika hingga 2019 talud tersebut belum juga diperbaiki atau dibuat baru oleh pemerintah kota maka semua anggota Dewan Dapil Sirimau II  tidak serius dalam membela kepentingan rakyat,  dan tidak wajib untuk dipilih kembali.

“Kalau tidak dibuat,  saya himbau kepada masyarakat jangan pilih kami sebagai wakil rakyat.  Saya akan berjuang untuk menyampaikan aspirasi ini kepada pemerintah, yang pasti perjuangan ini akan dilakukan bersama teman-teman dewan lainnya yang juga memiliki dapil disini, “jelasnya. (SME)

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI