by

Target Ekspor Perikanan Maluku Tahun 2019 Senilai 20 Juta Dolar AS

loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Maluku menargetkan pada tahun 2019 ekspor komuditas perikanan Maluku ke berbagai negara tujuan meningkat menjadi USD 20 juta dolar AS.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Maluku, Finari Manan mengatakan untuk nilai sektor periknan Maluku sepanjang tahun 2018 mencapai USD 9.433.000 dan ditargetkan akan meningkat di tahun ini menjadi USD 20 juta dolar.

“Kita terus mendorong ekpor dari sektor periknan di Maluku, tahun 2018 lalu nilai ekpor periknan Maluku mencapai USD 9.433.000 dan untuk tahun ini kita targetkan naik hingga 20 Juta dolar AS,”kata Finari Manan kepada sejumlah wartawan di Ambon, Rabu (16/1/2019).

Dia menjelaskan, nilai ekpor sektor perikanan di tahun 2018 mengalami kenaikan signifikan dari tahun 2017 yang hanya mencapai 1.200 dilar AS. Menurut Finari, kenaikan nilai ekpor perikanan Maluku itu mengalami peningkatan secara signifikan karena saat ini aktifitas eskpor dilakukan langsung dari Maluku.

“Ada beberapa negara yang menjadi tujuan ekpor perikanan Maluku yakni, Jepang, Filipina, Singapura, Malaysia dan beberapa negara lainnya. Jadi nilai ekspor tahun 2018 itu naik sebesar 7.446,4 persen,”ungkapnya.

Secara umum lanjut, Finari capaian penerimaan dari Kantor Bea Cukai Ternate, Tual dan Ambon di tahun 2018 meningkat sebesar Rp 463,6 miliar atau naik 235 persen dari target yang ditetapkan sebesar 194,400 miliar.

“Untuk bea masuk juga melampaui target dengan realisasi capaian sebesar Rp 16.927.295.000 atau naik 117 persen. Begitupun bea keluar dengan realisasi capaian sebesar Rp 446.490.995.635,”terangnya.

“Dari semua penerimaan yang paling banyak itu dari bea keluar yaitu dari ekspor nikel dari ternate ke jepang, Korea, Fhilipina dan sebagainya,”tambahnya.

Selain itu komuditas perikanan, berupa ikan, rumput laut dan mutiara di tahun 2019 ini, Kantor Bea Cukai Maluku juga akan mendorong ekspor hasil komuditas unggulan lainnya seperti perkebunan, dan kehutanan. Untuk perkebunan komuditas yang akan diekpor yakni kelapa sementara untuk kehutanan yakni kayu gaharu dan damar.

“Untuk kelapa dan kayu di Pulau Seram itu kita sudah dapat datanya, kalau sabuk kelapa selama ini diekspor lewat Surabaya, nah tahun ini ekspornya akan dilakukan langsung lewat Maluku, untuk kayu bukan kayu gelondongan ya tapi kayu gaharu dan dammar,”ungkapnya.

Dia menambahkan untuk merealisasikan berbagai target tersebut, pihaknya akan terus membangun sinergitas dengan seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah daerah dan dunia usaha guna mendoorng peningkatan ekspor dari Maluku. (SMK)

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI