AMBOINA

Tawuran Pecah di Unpatti, Dua Mahasiswa Terluka

Sejumlah Anggota Polsek Teluk Ambon terlihat berjaga-jaga di kampus Unpatti setelah membubarkan tawuran mahassiwa di kampus tersebut, Kamis (19/10/2017)

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Tawuran antarmahassiwa beberapa fakultas pecah di Universitas Pattimura Ambon, Kamis (19/10/2017) sore.

Akibat insiden tersebut, dua fakultas hukum terluka dibagian wajah dan mulut karena terkena lemparan batu. Kedua mahasiswa yang terluka itu diketahui bernama Mark Latuperissa dan Marcel Latuperissa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tawuran itu terjadi setelah sejumlah mahasiswa dari fakultas keguruan dan ilmu pendidikan (FKIP) mengeroyok seorang mahasiswa fakultas Hukum berinisial AL saat korban sedang bersama seorang rekannya di kampusnya.

Buntut dari pengeroyokan itu, rekan-rekan korban yang tidak terima langsung mencoba mencari pelaku sehingga terjadilah konsentrasi masa. Tak berselang lama terjadilah aksi saling lempar tak jauh dari kampus Hukum Unpatti. Aksi itu tidak hanya melibatkan mahassiwa FKIP dan mahasiswa fakultas hukum, namun mahasiswa dari fakultas lainnya.

“Pelaku pengeryokan dalam keadaan mabuk, setelah mereka melancarkan aksinya mereka langsung kabur,”kata salah seorang mahassiwa di lokasi kejadian usai insiden itu terjadi.

Aksi tawuran antarmahasiswa ini tidak berlangsung lama setelah aparat Polsek Teluk Ambon yang mengetahui informasi tersebut mendatang lokasi kejadian. Polisi yang datang ke kampus itu langsung berusaha membubarkan para mahasiswa yang terlibat tawuran.

“Dua mahassiwa yang menjadi pemicu permasalahan saat ini sudah kita amankan,”kata Kapolsek Teluk Ambon, Iptu Megawati Marwanaya kepada waratwan.

Dia menjelaskan, pihaknya juga telah mengantongi sejumlah nama mahasiswa yang terlibat dalam insiden tawuran tersebut. Saat ini kata dia pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap dua mahasiswa yang diduga sebagai pemicu terjadinya aksi tawuran.

“Ini sebenarnya masalah pribadi. Untuk sementara kita masih lidik dan kasus ini secara resmi ditangani polisi,”ujarnya (SMH)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top