KRIMINAL

Terdesak, Oknum TNI Cabut Sangkur Lalu Tikam Pemuda Waai di Bagian Kepala

Korban penikaman oknum TNI, Dikris Bakarbessy

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Dikris Bakarbessy,  warga Desa Waai, Kecamatan Salahutu,  Kabupaten Maluku Tengah terluka parah dan harus dirawat intensif di rumah sakit dr Hasulusy Ambon setelah ditusuk dengan sangkur tepat dibagian kepala oleh oknum anggota Satgas Yonif Riader 515, Pratu ML, Senin (1/5/2018) dinihari.

Korban terluka parah setelah Pratu ML menusuk korban dengan sangkurnya hingga tertancap di bagian kiri kepala korban. Akibat insiden itu, korban langsung tersungkur jatuh dan tidak sadarkan diri.

Sebelum dilarikan ke rumah sakit dr Haulussy Ambon, korban sempat menjalani perawatan di RSUD Tulehu dan RS dr Latumeten Ambon.

Kepala Penerangan Kodam XVI Pattimura Kolonel Arm Sarkistan Sihaloho mengatakan kejadian bermula saat Pratu ML dan seorang rekannya Praka K yang bertugas mengamankan jalannya acara pesta di desa Waai hendak pulang ke pos mereka sekira pukul 3.00 WIT.

Namun dalam perjalanan pulang,  kedua prajurit TNI ini melihat ada sejumlah warga yang sedang berkerumun di pertigaan jalan di desa itu. Keduanya kemudian meminta warga untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah mereka masing-masing. Namun ternyata ada warga yang melawan hingga terjadilah cekcok mulut.

“Saat itu ada yang memegang batu kemudian mengejar Pratu ML, ada juga yang melempari Pratu ML, karena terdesak, Pratu ML kemudian melakukan pembelaan dangan mencabut sangkur dan menikam salah satu masyarakat, Dekris Bakarbesy ,”ungkap Sihaloho kepada waratwan , Selasa (1/5/2018).

Melihat rekannya ditikam, sejumlah warga yang mengejar Pratu ML langsung mengeroyok anggota TNI itu hingga babak belur dan jatuh pingsan.

Saat itulah, masyarakat lainnya lalu menghubungi Babinsa Waai Serda J. Pical untuk segera datang ke lokasi kejadian guna menangani masalah tersebut. Beberapa menit kemudian sejumlah Anggota Polsek Salahutu juga tiba di lokasi kejadian.

Sihaloho menjelaskan, setelah menikam Dekris, Pratu ML langsung dikeroyok oleh warga yang saat itu berada di lokasi kejadian. Sementara rekannya Praka ML sempat ditahan oleh warga setempat namun selanjutnya dilepas lagi.

“Praka K yang melihat kejadian tersebut minta bantuan kepada masyarakat yang lain, tetapi Praka K ditahan oleh masyarakat dalam jumlah yang banyak. Prkaka K berusaha minta maaf setelah itu dia berlari menuju sepeda motornya selanjutya menuju ke Pos utk melaporkan ke Danpos,”ungkapnya.

Dia menyebut, beberapa saat kemudian Babinsa setempat dan sejumlah anggota Satgas Yonif Riader 515 langsung mendatangi lokasi kejadian untuk menenangkan situasi. Selanjutnya membawa rekan mereka Pratu ML yang ikut menjadi korban. (SMK/KCM)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top