NASIONAL

Terpilih Secara Aklamasi, Saddam Jihad Samai Rekor Cak Nur

Saddam Al Jihad

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Sejarah baru terukir dalam pelaksanaan Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-30 di Kota Ambon.

Terpilihnya Saddam Al Jihad secara aklamasi sebagai formatur Ketua Umum terpilih PB HMI periode 2018-2020 mengulangi catatan sejarah HMI yang pernah terjadi pada Kongres HMI di Malang, Jawa Timur Tahun 1969.

Setelah 49 tahun, Nurkholis Majid terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PB HMI, sejarah itu kembali terulang di Kota Ambon dengan terpilihnya Saddam Al Jihad.

Dalam proses pemilihan yang berlangsung pada Minggu (25/2/2018) sore itu, Saddam Al Jihad memperoleh dukungan suara sah sebanyak 96, disusul Ilham Akbar Mustafa yang memperoleh 45 suara sah, dan Asap Solahudin 34 suara sah.

Sesuai ketentuan, ketiganya berhak maju ke putaran kedua karena mendapatkan dukungan diatas 20 suara sah. Namun, tanpa diduga, Ilham dan Asep menyatakan mundur saat memasuki putaran kedua dan memberikan dukungannya kepada Saddam sebagai Ketua Umum PB HMI.

Dengan keputusan itu, maka Saddam langsung ditetapkan secara aklamasi oleh Presidium sidang sebagai formatur Ketua Umum terpilih periode 2018-2020.

“Dalam sejarah baru baru Cak Nur dan Saddam Jihad yang terpilih secara aklamasi. Jadi terpilihnya Saddam di Ambon mengulang kembali apa yang pernah ditoerhkan Cak But,”kata Ketua Panitia Nasional Kongres HMI, Fauzi Marasabessy kepada Serambi Maluku.com, Semen (26/2/2018).

Dia mengungkapkan, dalam sejarah kongres HMI selalu saja muncul rivalitas dan dinamika organisasi yang sangat tajam, namun pelaksanaan Kongres di Ambon dapat berjalan dengan tertib dan mampu melahirkan Ketua Umum secara aklamasi.

“Kita tahu bersama dinamika kongres di HMI itu seperti apa, tapi di Ambon sejarah itu terpecahkan dengan lahirnya pemimpin baru yang terpilih secara aklamasi,”ujarnya.

Sebelumnya terdapat 21 kandidat yang siap bertarung yang dinyatakan memenuhi syarat untuk maju pada Kongres HMI ke-30 di Kota Ambon. Namun saat uji kriteria tiga kandidat memilih mundur, salah satunya adalah Siti Amina Amahoru.

Dari 16 kandidat yang memilih bertarung di Kongres,  hanya tiga kandidat yang mendapatkan dukungan diatas 20 suara sah yakni Saddam Al Jihad, Ilham Akbar Mustafa dan Asap Solahudin.

Dari sebanyak 191 pemilik suara sah pada sistem one man one vote, Saddam memperoleh dukungan mayoritas cabang dengan jumlah 96 suara disusul,  Ilham dengan memperoleh 45 Suara dan Asap 34 Shara.

Adapun calon lainnya yakni  Muhammad Ridal, Agus Harta, Iswanto, Taufan Tuarita, M. Sujahri, Idris Paubuku,  Hari Azhar, Ari Bahari,  dan Edison Soyfyan tidak mendapatkan suara.

Sedangkan Fikri Suadu memperoleh 8 suara, Haryanto Minda 6 suara, Keny Novantri Saputra 1 suara, dan Arifin  1 suara. (SMG)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top