POLITIK

Umumkan Harta Kekayaan, Assagaff Paling Mentereng, Abdullah Vanath Termiskin

Tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku saat pengundian nomor urut di SwissHotel pada bulan Februari 2018 lalu/Serambi Maluku.com

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku mengumumkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (26/4/2018). Laporan harta kekayaan tiga pasangan calon kepala daerah ini sebelumnya sudah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak tanggal 3 Januari 2018 lalu.

Pengumuman LHKPN dari tiga pasangan calon yakni, pasangan Nomor urut 1 Said Assagaff-Anderias Rentanubun, pasangan Nomor urut 2 Murad Ismail-Barnabas Orno dan pasangan Nomor urut 3 Herman Andrian Koedoeboen-Abdullah Vanath dilakukan seusai para calon kepala daerah ini mengikuti pembekalan antikorupsi dari KPK.

Berdasarkan pengumuman itu, calon petahana, Said Assagaff menjadi calon gubernur yang paling tajir dengan jumlah kekayaan sebesarRp 28.972.290.380. Sebelumnya pada tahun 2013 silam, Said yang maju sebagai calon gubernur Maluku hanya memiliki kekayaan sebesar Rp 9.699.456.727.

Harta yang dimiliki Assagaff itu meliputi tanah dan bangunan senilai Rp. 9.600.000.000, harta bergerak lainnya senilai Rp 332.500.000, harta kas dan setara kas sejumlah Rp 19.039.790.380.

Dibawa Said, calon gubernur Murad Ismail berada diposisi kedua dengan jumlah harta kekayaan sebesar Rp 11.416.638.612. Sedangkan calon gubernur Herman Adrian Koedoeboen memiliki harta kekayaan sebesar Rp 3.116.009.901.

Adapun untuk calon wakil gubernur, Anderias Rentanubun berada di posisi teratas dengan jumlah kekayaan mencapai Rp 6.410. 409.416, sementara poisisi kedua adalah, Barnabas Orno dengan jumlah kekayaan mencapai Rp 1.699.147.019.

Sedangkan calon wakil gubernur Abdullah Vanath yang pernah menjabat bupati kabupaten Seram Bagian Timur selama dua periode hanya memiliki kekayaan hanya sebesar Rp 392. 682.000.

Jumlah harta tersebut meliputi tanah dan bangunan senilai Rp 95.000.000, alat transportasi dan mesin senilai Rp 195.000.000, harta bergerak lainnya senilai Rp 37.500.000 dan harta kas dan setara kas sejumlah Rp 65.182.000.

Pengumuman LHKPN tiga pasangan calon gubernur dan wkail gubernur Maluku ini turut disaksikan penasehat KPK Mohammad Tsani Annafari, Ketua KPU Maluku, Syamsul Rifan Kubangun, Ketua Bawaslu Maluku, Abdullah Elly dan sejumlah pejabat berwenang lainnya.

Menurut Ketua KPU, laporan LHKPN para calon gubernur dan wakil gubernur Maluku itu merupakan kewajiban yang harus dipenuhi. Menurut dia sebelum diumumkan LHKPN tiga pasnagan calon sudah dilaporkan ke KPK.

“Sudah dilaporkan sejak awal Januari 2018 lalu, karena itu menjadi kewajiban bagi setiap pasangan calon,”katanya. (SMJ)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top