by

Usai Curhat Niatnya ke Istri, Tukang Ojek di Ambon Tewas Gantung Diri

loading...

AMBON,SERAMBIMALUKU.com-Seorang tukang ojek di Kota Ambon berinisial JML (27), warga Dusun Wailawa, Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar rumahnya, Minggu malam (10/3/2019).

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy mengatakan sebelum memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara tak lazim itu, korban sempat mengutarakan niatnya kepada sang istri di depan rumah tetangganya.

“Istri korban MAL sempat mendengar perkataan korban bahwa dia mau gantung diri. perkataan itu diutarakannya kepada istrinya di depan rumah tetangganya pada pukul 19.00 WIT,”kata Julkisno kepada wartawan, Senin malam (11/3/2019).

Julkisno mengatakan setelah menyampaikan niatnya itu kepada sang sitri, korban langsung kembali ke rumah setelah itu sejam kemudian korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa oleh istrinya saat kembali ke rumah.

“Setelah kembali istri korban sempat membersihkan rumah dan mengangkat buku-buku di ruang keluarga. Saat itu dia melihat pintu kamarnya tertutup. Karena penasaran dia kemudian keluar dan melihat dari jendela ternyata suaminya sudah dalam posisi tergantung dengan tali terlilit di lehernya,”ungkapnya.

Saat itu, kata Julkisno, istri korban MAL (20) langsung berteriak minta tolong sambil memeluk jasad suaminya itu. Selanjutnya warga yang mengetahui kejadian itu berusaha membantu menurunkan jasad korban yang terlilit tali.

“Saat itu keluarga mencoba membawa korban ke rumah sakit Auri di kawasan Laha, meski korban sudah meninggal dunia,”ujarnya.

Menurut Julkisno, terkait insiden itu pihak keluarga menolak untuk melakukan otopsi dan menerima kematian korban sebagai musibah.

“Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan, yang jelas pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jasad korban,”katanya (SMJ)

BACA JUGA :
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI