MALUKU

Wartawan dan BKPRMI SBB Galang Dana untuk Nenek Penderita Kangker

Aksi penggalangan dana untuk penderita kanker di Pasar Piru, Kamis (22/2/2018)

PIRU,SERAMBIMALUKU.com-Sejumlah waratwan dan pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid (BKPRMI) Kabupaten Seram Bagian Barat, Kamis (22/2/2018) menggelar aksi penggalangan dana untuk  Suria Saun Paliisoa, nenek penderita kanker ganas asal Dusun Tanah Goyang, Desa Loki, Kecamatan Huamual.

Aksi solidaritas kemanusiaan itu dilakukan para waratwan dan pengurus BKPRMI sambil mendatangi pasar hingga perkantoran yang ada di Piru. Dalam aksi itu mereka membawa kardus dan juga foto nenek Suria sambil mengajak warga membantu secara sukarela melalui pengeras suara yang mereka bawa.

Aksi itu pun mendapat simpati dari masyarakat Piru dan juga PNS di Kabupaten tersebut. Warga yang merasa tersentuh dengan penderitaan yang dialami nenek Suria dengan suka rela langsung merogoh kocek untuk membantu nenek tersebut.

Doddy Kaisupy salah seorang wartawan yang ikut dalam aksi tersebut mengungkapkan, aksi penggalangan dana yang dilakukan itu sebagai bentuk rasa solidaritas kemanusiaan atas penderitaan yang dialami nenek Suria.

“Aksi yang dilakukan ini hari sebagai bentuk rasa peduli dan rasa soladiritas terhadap salah satu nenek yang menderita penyakit kangker payudara,  kami merasa terpanggil untuk membantu nenek tersebut,”kata Doddy.

Baca Juga:Tak Punya Biaya, Nenek Penderita Kanker Ganas Asal Tanah Goyang Tinggalkan Rumah Sakit

Dana yang terhimpun dalam aksi tersebut sebesar Rp 8.286.000. Dana itu kemudian diserahkan secara secara langsung para waratwan kepada keluarga Suria di Dusun Tanah Goyang.

“Semoga aksi yang kita lakukan hari ini dapat membantu biaya perobatan nenek Suria nanti, karena beliau akan dirujuk ke luar daerah dan itu tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit,”ujar Ketua BKPRMI SBB, Yoman Mohtar.

Nenek Suria sempat menjalani perawatan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Piru selama enam hari lamanya, namun karena keterbatasan biaya, pihak keluarga akhirnya mengeluarkan Suria dari rumah sakit tersebut.

Pihak keluarga sendiri sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan, sebab pihak rumah sakit Piru telah mengeluarkan surat rujukan bagi nenek Suria untuk dirawat di rumah sakit yang memiliki fasilitas medis yang memadai seperti di Makassar mapun di Jakarta.

Namun karena terkendala biaya, nenek Suria kini hanya bisa terbaring di rumahnya sambil diobati oleh anak-anaknya secara seadanya.

(SMJ)

Click to comment

BERITA TERKINI

To Top